Draft Tatib Belum Turun, Penetepan AKD DPRD Jatim Molor

Surabaya, Beritabangsa.com – Penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Jawa Timur (Jatim) kembali tertunda. Berdasarkan jadwal, seharusnya AKD dibentuk melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim, Senin (7/10) lalu.

Sebelumnya, AKD ditargetkan tuntas 20 September 2019. Dengan molornya jadwal pembentukan AKD tersebut, kinerja dewan Jatim pun hingga kini masih terhambat.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Padahal, sejumlah keputusan strategis tengah menanti mereka. Di antaranya, penetapan APBD 2020 yang ditargetkan tuntas 10 November 2019 mendatang. Apabila AKD terbentuk, Nota Keuangan APBD 2020 akan disampaikan Pemerintah Provinsi, Kamis (10/10).

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa Ajak FKUB Membantu Pencegahan Covid-19

Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, menjelaskan penundaan rapat paripurna tersebut akibat belum turunnya verifikasi Tata Tertib (Tatib) DPRD Jatim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Evaluasi Draf Tatib belum turun dari Kemendagri. Padahal, kami jadwalkan hari Jumat turun, namun ternyata belum,” kata Kusnadi.

Sebelum diserahkan kepada Kemendagri untuk dilakukan verifikasi, Draf Tatib sebelumnya telah dibahas oleh Pansus Pembentukan Tatib DPRD Jatim.

Pembahasan tersebut telah tuntas pekan lalu,” kata Kusnadi.

Berita Menarik Lainnya:  Evaluasi Penggunaan Dana 2020, Komisi II DPRD : Keuntungan PDAM Bondowoso Menurun

Tanpa adanya tatib, pihaknya tak dapat melakukan penyusunan atau pun penetapan AKD. Sebab, Tatib menjadi landasan dewan dalam bekerja sekaligus dasar pembentukan AKD tersebut.

Pihaknya, lanjut Kusnadi sebelumnya juga telah membuka peluang untuk menyusun AKD dengan menggunakan Tatib sebelumnya, yakni DPRD Jatim periode 2014-2019.

Tatib yang lama memang masih berlaku,” imbuhnya.

Namun, tatib lama tersebut mengatur untuk 100 anggota dewan periode 2014-2019, sedangkan periode saat ini anggota dewan mencapai 120 anggota.

Jadi, penempatan AKD melampaui batas maksimal yang diatur dalam tatib lama. Kalau dipaksakan memakai tatib lama akan ada pelanggaran tatib,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Anggota DPRD Jatim Gembleng Wasbang Warga Probolinggo

Meskipun demikian, pihaknya optimistis pertengahan pekan ini draf tatib yang telah terverikasi turun.

Jadwalnya Selasa kami target turun, kemudian pada Rabu (9/10), AKD bisa ditetapkan,” katanya.

Pasca turunnya tatib, pihaknya optimistis pembahasan AKD akan dilakukan cepat sehingga penetapan AKD tak membutuhkan waktu lama.

Kalau sampai dengan Selesa belum ada jawaban, kami akan bertemu dengan pimpinan dan para ketua Fraksi untuk mendiskusikan langkah yang akan diambil,” pungkas Kusnadi. (AIS)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *