DPRD Sebut Kini ‘Bondowoso Republik Plt’

DPRD
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso menyebut Bondowoso kini menjadi republik Plt (Pelaksana Tugas). Penyebutan tersebut karena 14 OPD dilingkungan Pemkab Bondowoso kini dijabat oleh Plt.

Ketua Komisi Satu, Tohari S. Ag, menyebutkan, pihaknya selaku mitra pemerintah selalu mengingatkan untuk segera dilakukan open bidding. Open Bidding yang direncanakan dari bulan empat tahun lalu (April 2020,red).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“Waktu itu bilang ke saya pengisian ini bulan empat (Apri 2020), setelah hari raya rampung. Saya kok masih yakin hari raya tahun ini belum selesai juga,”ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Chatting Mesra Bertebaran di Medsos, Sekda Akui Pernah Membantu drg. Hayu

Menurutnya, open bidding ini sangat ditunggu oleh masyarakat luas, dari ASN pun berharap untuk segera dilaksanakan.

“Kalau tidak, karir ASN bisa macet,” katanya saat ditemui di Kantor DPC PKB Bondowoso, Jumat (5/3/2020).

Rekomendasi dari KASN kata Tohari, yang belum juga turun itu pasti ada sebab dan akibatnya. Dalam hal ini, BKD selaku OPD pelaksana tugas tertentu Pemerintah Daerah dibidang Kepegawaian dan Diklat Daerah pasti lebih faham bagaimana mekanisme yang harus dilakukan.

“Karena saya husnudzon, tidak mungkin KASN itu tidak ada niatan untuk mempersulit bahkan menghambat kinerja dari Pemkab Bondowoso,”jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  PC PMII Bondowoso Gelar Aksi Bagi Sembako

Untuk anggaran di DPRD, kata Tohari, sudah disiapkan bahkan ada kekuranganpun sudah ditambah, namun hingga kini belum selesai dilakukan open bidding.

“Setiap kita melakukan hearing, rapat kerja, pasti jawabannya begitu. Ia pak, sudah. Tinggal kita menunggu satu atau dua bulan ini,”ucapnya.

Tohari berharap, BKD untuk tidak ragu dalam melangkah dalam melaksanakan open bidding.

“Karena jika tidak ada langkah yang nyata, saya yakin bisa 100% semua Opd dijabat oleh Plt. Hingga 2023 Bupati pun bisa dijabat oleh Plh,”tegasnya.

Ditanya soal BKD tidak segera melakukan open bidding, apakah Fraksi yang dipimpinnya untuk melakukan interplasi. Tohari menegaskan Fraksi Kebangkitan Bangsa belum mengarah untuk melakukan interplasi.

Berita Menarik Lainnya:  Bentuk Apresiasi, Pemdes Membangun Jamban Warga Ampelan Bondowoso

“PKB belum mengarah kesana mas,”pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala BKD, Apil Sukarwan, mengaku hingga saat ini pihaknya masih menunggu rekom lelang jabatan l dari KASN sebagaimana yang telah diajukan.

“Yang diajukan itu formasi dan Pansel. Kalau Pansel ditolak ya tidak bisa jalan. Kan yang mengerjakan itu Panselnya, BKD hanya sekretariatan. Tunggu aja, lebih cepat rekomnya lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu data dihimpun, ada 14 OPD di Bondowoso yang dipimpin oleh Plt di antaranya,  Sekretaris Daerah, BKD, Dinas Sosial, Disparpora, BPBD, Dispendik, Bapenda, Inspektorat, RSUD Koesnadi, Diskominfo, Dinas Pertanian, serta Dinas Perumahan dan Permukiman, Satpol PP dan Camat Kota.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

 

banner 600x310

Pos terkait