Dongkrak PAD, Komisi C Cek Lokasi Stockpile Terpadu

Komisi C
Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang saat cek di lokasi Stockpile Terpadu
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang berupaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak minerba bukan logam, dengan melakukan pemeriksaan surat keterangan asal barang (SKAB) di stockpile terpadu di Kecamatan Sumbersuko.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang, Hadi Nur Kiswanto, mengatakan masih ada saja temuan angkutan pasir tak memiliki SKAB.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Kami hanya ikut serta dalam meningkatkan PAD Kabupaten Lumajang khususnya pajak minerba bukan logam,” katanya, Rabu (22/6/2022).

Ads

Kata wakil rakyat asal Kecamatan Pasrujambe ini, pihak Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Kabupaten Lumajang, telah melaksanakan pengecekan SKAB sejak 13 Juni 2022 lalu.

Berita Menarik Lainnya:  Kasus Keracunan Podoroto Jombang, Polisi dan Dinkes Ambil Sampel

“Pengecekan SKAB 24 jam non stop mulai 2 hari kemarin, namun temuan angkutan pasir yang tidak ber SKAB masih di temukan tiap hari,” keluhnya.

Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menyampaikan kepada petugas BPRD untuk menahan truk bermuatan pasir yang tidak ber SKAB, kemudian mengambil SKAB dari tambang atau stockpile tempat mereka ambil pasir.

Ads

“Terkait stockpile dan penambang yang nakal untuk di data akan ada tindakan tegas selanjutnya,” ungkapnya.

Dikatakan Hadi, pihaknya sebagai fungsi kontrol untuk Pemerintahan Kabupaten Lumajang. Dia berharap PAD Lumajang tahun ini tercapai dan terlampaui, salah satunya dari minerba bukan logam ini.

Saat pembahasan LKPJ 2021, Hadi melihat capaian PAD minerba bukan logam dari pagu Rp25 miliar hanya tercapai Rp10,1 miliar atau 40 persen.

Berita Menarik Lainnya:  Hari Jadi Surabaya ke 728, Walikota Eri Cahyadi Harapkan Upah Minimum per Keluarga 7 Juta

“Maka dari itu, kita dorong BPRD dan OPD terkait untuk memanfaatkan lahan stockpile terpadu untuk memeriksa SKAB truk, sekalian nanti mendata stockpile mana saja yang melanggar, ini kita akan turun bersama, baik DPRD, dinas terkait termasuk satgas pasir,” tutupnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait