Camat Wringin: Kita Harus Memetik Sejarah Dari Peristiwa Gerbong Maut

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pemerintah kecamatan Wringin bersama seluruh perangkat kepala Desa melaksanakan peringatan 23 November 2019 (Tragedi Perjuangan Gerbong Maut) Bondowoso di Pendopo Kecamatan Wringin.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Bapak Camat Kecamatan Wringin dalan sambutannya mengatakan “Peringatan ini untuk mengenang jasa pahlawan bangsa indonesia khususnya para pejuang kemerdekaan dari Bondowoso yang di sekap di Gerbong maut pada 23 November 1947. Mereka telah mengorbankan harta, menumpahkan darah dan nyawa untuk mempertahankan kemerdekaan ini, semoga kita dapat mengambil pelajaran dari peristiwa sejarah ini.

Peringatan 23 November ini menjadi momentum untuk kita kembali bersatu dalam nilai-nilai juang membangun bondowoso lebih maju.

Berita Menarik Lainnya:  Puluhan Wakil Rakyat Jombang Mogok ikut Sidang Paripurna.

Sedangkan Kepala Desa Glingseran Sulaidi mengungkapkan sangat terharu dan sedih jika mengingat peristiwa sejarah Kelam para pahlawan kita “Semoga Perjuangan tokoh-tokoh gerbong maut ini menjadi kaca benggala untuk kita, menjadi motifasi, bahwa perjuangan mereka sangatlah berat, dan tugas kita adalah untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam hal kemajuan dan pembangunan hari ini. semoga arwah para pejuang di terima disisinya,” ungkap kades yang siap bertarung lagi di tahun 2021 ini.

Foto : Kades Wringin, H.Sumiati
Foto : Kades Wringin, H.Sumiati

Hal yang sama di sampaikan Kepala Desa Wringin, H.Sumiati  Perjuangan kita jika di bandingkan dengan para pendahulu tidaklah begitu berat, tugas kita hari ini, sebaik-baiknya mengemban amanah yang telah di berikan rakyat kepada kita, untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk terlepas dari jerat ketertindasan. Ayo kita bersama membangun negeri ini” Ucapnya kepada Beritabangsa.com

Kisah Perjuangan Rakyat Bondowoso terjadi Pada 23 November 1947, pada waktu itu puluhan orang tewas karena disekap dalam gerbong yang tertutup rapat yang berangkat dari stasiun Bondowoso diangkut menuju stasiun wonokromo surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Sakit Tak Kunjung Sembuh, Usman Nekat Gantung Diri

Mereka yang ada di dalam gerbong adalah para pejuang Republik yang ditangkap Belanda. Peristiwa itu kemudian dikenang dengan sebutan tragedi gerbong maut Bondowoso. (Ard/red)

banner 600x310

Pos terkait