BKD Bondowoso: Video Tik Tok Kadisparpora Tunggu Putusan Bupati

Bondowoso, Beritabangsa.com – Video Tik Tok Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono bersama wanita di atas meja kerja berbuntut panjang. Pasalnya video tersebut sedang dikaji dan diproses oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bondowoso (BKD Bondowoso) karena dinilai kurang etis.

Plt BKD Bondowoso, Wawan Setiawan, menyebut sudah memproses kasus yang beberapa hari belakangan menjadi viral di dunia maya dan menjadi perbincangan masyarakat luas. Sangsi pasti akan segera diputuskan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wow, Bangka Manfaatkan Lahan Eks Tambang Timah, Ini Sistemnya
banner 1920x1080

Namun, pihaknya enggan menyebut secara terinci mengenai putusan yang bakal diberikan. Tetapi ia memastikan bahwa proses maupun putusan atas perilaku tak etis tersebut  telah diproses sesuai dengan aturan yang berlak, tinggal menunggu persetujuan Bupati Salwa Arifin.

Nanti tunggu putusan pak Bupati saja,” jelasnya.

Sementara Plt Kepala Inspektorat, Agus Suripno, mengungkapkan telah mendalami video tak senonoh tersebut sejak hari Jumat (12/6/2020) kemarin.

Berita Menarik Lainnya:  Wabup Irwan: Viralnya Video Tiktok Kadisparpora Proses Pengumpulan Keterangan Saksi

Mulai Jumat sudah kami proses. Sudah koordinasi dengan BKD,” jelasnya singkat saat dikonfirmasi lewat telpon, Senin (15/6/2020).

Diberitakan sebelumnya, sebuah video Kepala Disparpora Bondowoso, berjoget bersama seorang wanita, diatas meja ruang rapat beredar di dunia maya.

Ada dua video yang diunggah akun @ayuismail33. Masing-masing berdurasi 17 dan 18 detik. Dalam salah satu video, Harry berperan sebagai pawang ular di atas meja. Sementara rekan perempuananya menari berlenggak-lenggok.

Berita Menarik Lainnya:  Sekda Syaifullah: Puluhan Ribu Kartu BPNT Mulai Didistribusikan, BNI Siapkan 150 Agen

Kepala Disparpora, Harry Patriantono mengakui perbuatannya itu. Namun kata dia, pihaknya tidak mesum. Hanya sekedar membuat video TikTok untuk hiburan. Namun justru kelewatan. “Itulah khilafnya di sana. Karena saya seorang pejabat, harusnya saya menjadi contoh,” sesalnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *