PSID Jombang Pincang Jelang Liga 3 Jatim, Askab Janjikan Dana Tahun Depan

Pertandingan PSID Jombang di Stadion Merdeka | Dokumen Istimewa
Pertandingan PSID Jombang di Stadion Merdeka | Dokumen Istimewa
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Jombang – Jelang bergulirnya Liga 3 Jawa Timur (Jatim) yang akan digelar pada 3 November 2021 mendatang, PSID Jombang dipastikan akan mengarungi liga dengan pincang, pasalnya Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jombang berencana baru akan memberikan dana untuk tahun 2022.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris PSSI Jombang, Suryo Praftomo. Mengapa dana baru akan diberikan tahun depan dan bukan tahun ini, karena Askab tidak menyerap dana hibah anggaran yang disediakan oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Jombang.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Alasan lain mengapa Askab tidak menyerap anggaran tersebut karena tidak adanya kompetisi, selain itu, efek pandemi juga jadi faktor lain. Terlebih, dimasa pandemi, aktifitas yang melibatkan orang banyak sangat diminimalisir.

Berita Menarik Lainnya:  Filter Berita Hoak, PC GP Ansor Surabaya Gelar Pelatihan Literasi Digital Social Media

“Kesepakatan bersama dari anggota Askab PSSI,” ucapnya pada Selasa (26/10/2021).

Alhasil, tahun ini tidak bisa memberikan anggaran kepada klub sepakbola di Jombang. Lebih jauh, sebagai persiapan, pihaknya mengaku menjanjikan anggaran untuk tahun 2022 mendatang. Anggaran juga sudah diajukan.

Dana yang diajukan untuk tahun depan sekitar Rp 500 juta. Kemudian dapatnya berapapun, pihaknya akan membagi untuk kegiatan sepakbola di Jombang. Dana yang diterima nantinya akan digunakan untuk berbagai pendanaan, seperti kompetisi wajib, kompetisi internal, kompetisi usia muda maupun pengembangan sumber daya manusia.

“Dana yang kita ajukan itu untuk kompetisi wajib, usia dini, pengembangan SDM dan sebagainya, cukup tidaknya ya itu yang akan kita pikirkan nanti,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Video Pemukulan Supeltas Tua di Jombang Viral, Gegara Rebutan Lahan

Selain itu, tidak jelasnya jadwal bergulirnya Liga 3 Jatim membuat pihaknya memutuskan untuk tidak menyerap anggaran tersebut. Jadwal liga yang sudah pasti digelar, malahan digelar akhir tahun, sehingga saat awal tahun pihaknya kesulitan karena kepastian bergulirnya liga masih simpang siur.

“Selama 2 bulan mendatang klub yang ikut Liga 3 Jatim harus mandiri dulu. Ini juga sudah kami sampaikan kepada klub sepakbola yang ada di Jombang,” ungkapnya.

Kemudian, dengan status PSID masih tim amatir, maka pendanaannya akan diserahkan untuk dikelola sendiri. Semua kegiatan yang berhubungan dengan bola di lingkungan Askab, naungannya di PSSI.

“Tapi nanti juga kami support dana alokasi dari PSSI yang gunanya untuk pembinaan dan pengembangan SDM, serta untuk mengirimkan wakil Jombang,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Jelang Kompetisi Sepak Bola Jawa timur, PSHM Jombang Gelar Latihan Rutin

Karena selama ini, PSID menggunakan dana pribadi bahkan iuran dari warung kopi, pihaknya mengaku apabila terjadi kekurangan dana maka akan semaksimal mungkin mengusahakan untuk membantu dengan melakukan pendekatan kepada orang-orang yang mau menjadi donatur.

Tak berhenti di situ, sebagai bentuk peduli Askab PSSI Jombang terhadap sepakbola Jombang. Pihaknya juga akan menggelar seleksi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Pemainnya untuk mewakili PSID, sesuai regulasinya kami akan menggelar seleksi. Jadi kami umumkan di grup anggota Askab yang kurang lebih ada 50 klub, kami kirim informasi dengan kategori usia berapa sampai berapa, setelah terseleksi oleh manajemen kepelatihan barulah mereka sudah bisa latihan rutin untuk menyiapkan di berbagai kompetisi,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait