Dicukur Roudlotul Ulum 11-0, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Tumbang

Pertandingan
Pertandingan antara Tim Ponpes Roudlotul Quran dengan Shiddiqiah berlangsung di Stadion Merdeka Jombang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG- Kondisi tribun mini di stadion Merdeka Jombang, sore menjelang petang, penuh sesak penonton sepakbola ini jadi saksi gawang tim Shiddiqiyah dijebol 11 kali tanpa balas oleh Roudhotul Ulum, Jumat (24/6/2022).

Selain warga, ratusan penonton dari Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiah Ploso, Jombang berjubel mengacung-acungkan bendera dan yel yel semangat diiringi tabuhan drum band. Pun juga suporter dari Ponpes Roudlotul Quran.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Pertandingan sepakbola antara kesebelasan Ponpes Roudlotul Quran dengan Shiddiqiyah berlangsung sejak pukul 15.00 WIB.

Berita Menarik Lainnya:  DPC PKB Sidoarjo Kurban 3 Sapi Untuk Gus Muhaimin

Begitu wasit meniupkan peluit, para suporter pun menyambutnya dengan teriakan dan nyanyian lagu penyemangat pemain yang sedang berlaga.

10 menit di babak pertama, penguasaan bola masih belum ditemukan. Tak lama berselang, strategi umpan silang dari tim Roudlotul Quran membuat tim lawan kebingungan.

Pemain depan menyambut umpan silang dengan tendangan keras, hingga gawang Shiddiqiyah pecah telur. Selanjutnya semakin mudah gol menjebol gawang Shiddiqiyah ini.

Tujuh gol di babak pertama

“Memang ini hasil kerja keras latihan kita sebelum bertanding. Kami sudah siapkan secara matang. Mulai dari latihan lari, umpan, skil individu pemain di posisi depan maupun belakang,” ujar Firman, Pelatih tim Roudlotul Quran.

15 menit waktu istirahat pun usai, wasit kembali meniupkan peluit tanda babak kedua dimulai. Teriakan dukungan dari kedua suporter kembali terdengar.

Berita Menarik Lainnya:  Ini Kisah Sukses Guru PAUD Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Mesin Uang

Tak ada perubahan di babak kedua ini, para pemain Shiddiqiyah jadi bulan bulanan oleh tim lawan. Umpan silang dan panjang, kembali dimainkan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir 11 – 0 dimenangkan oleh tim Ponpes Roudlotul Quran.

“Alhamdulillah, hari ini kami menang dengan skor akhir 11 – 0. Meskipun menang, kami tetap nanti terus gelar latihan untuk menyiapkan pertandingan berikutnya,” jelasnya usai pertandingan.

“Kalau ditanya harapan kami, ya ke depannya bisa lanjut lolos ke tahap berikutnya gitu. Ucapan kami hanya berterima kasih dan sangat bangga digelarnya Liga Santri PSSI Piala KASAD 2022 ini,” lanjutnya.

Shiddiqiyah Akui Kurang Persiapan

Begitu permainan usai, para pemain dari tim Shiddiqiyah tertunduk lesu merapat ke pinggir lapangan. Namun supporternya, tak henti – henti bernyanyi memberi dukungan.

Berita Menarik Lainnya:  Arteria Dahlan Kritisi Pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri

Asisten Pelatih tim Ponpes Shiddiqiyah mengakui tim nya kurang persiapan. Para santri kurang siap dan jarang latihan sepakbola di lapangan.

“Pemain kami ini santri semua Mas, jadi kurang siap. Iya namanya santri ya jarang latihan. Begitu ada pertandingan langsung main di lapangan besar,” ujarnya.

Kata dia kekalahan ini akan menjadi pelajaran atau evaluasi para pemain ke depan.

“Ya ini jadi pelajaran, nanti kami akan lebih mempersiapkan jika akan ada pertandingan. Harapan kami dari Liga Santri ini, bisa menghasilkan bibit unggul pemain bola dari santri. Siapa tahu, jadi pemain Timnas Indonesia,” pungkasnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait