Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Kasus Tawuran Antar Geng

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arif Rizki Wicaksono didampingi Humas
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arif Rizki Wicaksono didampingi Humas
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak kembali mengungkap kasus tawuran antar geng yang terjadi pada Selasa (12/04/2022) di Jalan Sencaki, Surabaya.

Pada aksi ini, mengakibatkan 2 anak baru gede, ABG, harus dirawat secara insentif dan satu tersangka berhasil diamankan.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto, melalui Kasat Reskrim, AKP Arif Rizki Wicaksono pada press conference, Selasa (19/04/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Gelar Rakor Guna Benahi Rendahnya Serapan APBD

Awal mula kejadian, sekelompok bocah cilik, bocil, menyalakan petasan pada Selasa (12/04/2022), sekira pukul 00.00 WIB, di Jalan Sencaki. Mereka kemudian berpapasan dengan F dan E. Secara tiba-tiba F dan E memukuli R, yang waktu itu terpisah dari kelompoknya.

Tak terima dikeroyok, R kemudian memanggil teman-temannya. Dengan membawa celurit gerombolan bocil ini kemudian mendatangi F dan E, tawuran tak seimbang terjadi, yang mengakibatkan F menderita luka bacokan di bagian punggung dan E luka di kepala dan kaki kiri.

Ads

Belum puas dengan aksinya, melihat korban E tersungkur, tersangka S (DPO), melayangkan bogem mentah yang mengenai wajah dan dada korban E, tindakan ini diikuti oleh teman lainnya F (DPO) dengan melempar batu ke arah badan korban, disusul oleh M (DPO), yang memukul kaki korban dengan kayu. Selanjutnya kelompok bocil ini meninggalkan korban.

Ads

Anggota Jatanras dan Unit Reskrim Polsek Semampir bergerak cepat melakukan penyelidikan dan olah TKP. Berdasarkan informasi dari saksi-saksi yang ada, tim melakukan penangkapan terhadap pelaku di tempat persembunyian.

Berita Menarik Lainnya:  Pembagian PL Tidak Merata, DPUTR Lumajang Bungkam

Setelah diadakan penggeledahan, tim Reskrim berhasil menemukan barang bukti balok kayu dan pakaian yang digunakan saat tawuran.

Selanjutnya tersangka SBP (15), warga Jalan Sombo 3/12 RT 005/RW 008, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya, dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Tujuh orang rekannya sampai saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Arif pada Beritabangsa.com.

Kemudian untuk pasal, lanjut Arif, mereka dikenakan pasal 170 KUHP, dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun 6 bulan.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800