‘Mbludak’ , Festival Penggerak Media Pesantren Diserbu Peserta

Ahmad Tajuddin Zahrou selaku Ketua Media Pondok Jatim menyampaikan tentang festival Media Pondok Jawa Timur | Foto: Mahmudah
Ahmad Tajuddin Zahrou selaku Ketua Media Pondok Jatim menyampaikan tentang festival Media Pondok Jawa Timur | Foto: Mahmudah
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Festival Penggerak Media Pesantren Jawa Timur, tak dinyana menjelang ditutup dan penilaian oleh Juri, malah diserbu peserta. Animo dan antusiasme peserta ‘mbludak’. Prediksi diikuti 30 peserta, malah 88 karya foto, 36 biografi masyayikh, dan beberapa karya aransemen lagu masuk.

Membludaknya peserta juga seiring membanjirnya permintaan maka Festival 2021 ini dari 1 kategori ditambah jadi 4 kategori, yaitu film, fotografi, biografi masyayikh, dan aransemen lagu MPJ.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Seiring itu, panitia MPJ mendatangkan juri juri berkualitas dan berkompeten di bidangnya untuk melakukan penilaian karya peserta yang sudah masuk.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Pastikan Huntara Semeru Siap Ditempati Saat Lebaran

Sekadar diketahui, Komunitas Media Pondok Jawa Timur (KMPJ) menggelar Festival Media Pondok Jatim (Fesmapoja) yang diumumkan dua bulan lalu.

Festival bagi para penggerak media pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Timur 2021 ini digelar di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.

Kegiatan festival penggerak media Ponpes ini merupakan event tahun kedua. Sebelumnya di 2020 digelar secara virtual.

“Festival Media Pondok Jatim merupakan puncak tahunan dari Media Pondok Jatim. Tahun 2020 lalu terdapat 40 karya film pendek yang masuk dan tahun ini. Alhamdulillah ada 30 karya film pendek,” ungkap Zainul Haq, selaku Ketua Panitia.

Pria yang akrab disapa Zain ini menambahkan, ajang Festival Media Pondok Jatim sebagai bukti peningkatan skill dan apresiasi karya para penggerak media pesantren yang bergabung bersama Komunitas Pondok Jatim.

Berita Menarik Lainnya:  Mahfud MD Ajak Warga Madura Pertahankan Komitmen NKRI

Lebih lanjut, apresiasi karya yang masuk diungkapkan oleh Ahmad Tajuddin Zahrou, Ketua MPJ, banyak kreativitas muncul dan menarik.

“Banyak karya yang ternyata luar biasa yang mengambil cerita menarik di pesantren,” ungkap Kang Rou ini.

Menurut Kang Rou, pihaknya tidak menduga akan animo dan antusias peserta yang terlibat diakui sangat luar biasa besar dan semangat.

“Saya tidak menyangka permintaan yang masuk cukup banyak, mikirnya hanya ada 30-40 karya foto yang masuk. Ternyata sampai saat ini sudah masuk 88 karya foto. Karena antusias yang luar biasa, informasi pengumpulan karya pun kita undur,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan di 2020 hanya ada satu kategori, yaitu film pendek.

Selanjutnya, karena ada permintaan di 2021 ini Festival Media Pondok Jatim ada 4 kategori, yaitu film, fotografi, biografi masyayikh, dan aransemen lagu MPJ.

Berita Menarik Lainnya:  Polemik Pernyataan Menag, Begini Kata Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim

“Antusias pesantren luar biasa sejak dua bulan diumumkan, terdapat 30 karya film pendek, 88 karya fotografi, 36 karya biografi masyayikh, dan 4 karya aransemen lagu MPJ,” tambahnya.

Penghargaan pun akan disampaikan pada malam puncak Multaqo Media, di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Sidoarjo nanti malam, Minggu (26/12/2021).

Acara ini akan dihadiri Dewan Juri yang kompeten, diantaranya Juri Film Pendek ada Farid Wahyu Utomo (Manager Produksi TV9), Gus Daniel (Sutradara Film Nasional), dan Grantika Pujiyanto (Sutradara Film “Sarung”).

Juri Esay Biografi Masyayikh ada Ahmad Ali Adhim (founder @dawuhguru) dan Ahmad Karomi (LTN PWNU Jatim).

Juri Fotografi ada Amin Yusuf (Admin @santrigrap) dan Andika Barrera (Fotografi tokoh muslim).

Sedangkan Juri Arrasemen ada Edy Arianto (Banjari Hero Studio) dan Gus Lathoiful Ihsan (Musisi Santri).

banner 600x310