Kongres I APRTN Fokus Bahas Konflik Sengketa Warga vs PT. KAI

Keterangan foto: Suasana Kongres I Aliansi Penghuni Rumah dan Tanah Rakyat (APRTN) di Hotel Sahid, Surabaya, Sabtu (18/12/2021).
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Aliansi Penghuni Rumah dan Tanah Negara (APRTN) kali pertama menggelar Kongres Nasional di Hotel Sahid Surabaya, Sabtu (18/12/2021). Kongres Nasional I ini, fokus membahas sengketa tanah warga versus PT. Kereta Api Indonesia (KAI).

Hal itu tak lain sebagai wujud upaya untuk terus melakukan pembelaan terhadap hak tanah rakyat.

Bacaan Lainnya

Menariknya, Kongres I APRTN kali ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. Armudji, dan seluruh perwakilan anggota APRTN Kabupaten/Kota se – Indonesia.

Berita Menarik Lainnya:  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Blusukan Bagikan Paket Sembako

Ketua Umum APRTN, Ahmad Syafii mengatakan topik utama kongres kali ini adalah fokus membahas kasus – kasus sengketa tanah warga dengan PT. KAI.

Hal itu mengingat hingga saat ini PT. KAI terus melakukan penertiban tanah yang dihuni warga meski sebenarnya pihak PT. KAI tidak memiliki alasan untuk tanah asetnya.

“Mayoritas masyarakat di Jawa yang berkonflik dengan PT KAI perlu adanya penyatuan gerakan (persamaan persepsi) untuk bersama-sama menghadapi arogansi berlebihan dari PT. KAI yang mengupayakan apa yang disebut mereka penertiban, walaupun sebenarnya mereka tidak memiliki alasan kuat untuk mengakui nya sebagai tanah asetnya,” kata Ahmad Syafii.

Selain itu, kongres pertama ini juga mengupayakan pemerintah untuk segera melakukan reforma agraria yang menjadi komitmen pemerintah untuk menuntaskannya.

Berita Menarik Lainnya:  Kejar Herd Immunity, Relawan Bodreks Surabaya Mendata Warga Yang Belum Tervaksin

Pada realitanya sebagian besar tanah warga hingga saat ini diklaim sebagai aset tanah PT. KAI, di sisi lain faktanya semua pemukiman sudah menjadi pemukiman terpadu.

“Sesuai semangat reforma agraria, seharusnya apa yang mereka sebut aset tanah tidak bisa dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah ataupun BUMN, seharusnya permasalahan tersebut harus dikembalikan kepada rakyat,” tegas Syafii.

Lebih lanjut Syafii, mendesak agar pemerintah segera menuntaskan persoalan-persoalan reforma agraria yang menjadi komitmen politik saat kampanye pemilu.

“Kita akan nagih kepada komisi II DPR RI untuk melakukan percepatan persoalan. Kita akan terus melakukan perjuangan untuk menyelesaikan persoalan agraria yang menjadi komitmen pemerintah,” pungkasnya.

Keterangan foto: Wali Kota Surabaya Ir. Armudji menghadiri konres I APRTN dan sekaligus membuka kongres I APRTN.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Ir. Armudji terus mendukung gerakan APRTN dalam membantu menyelesaikan persoalan sengketa tanah antara warga dengan PT KAI.

Berita Menarik Lainnya:  Apresiasi Gebyar Vaksinasi Relawan Bodreks, Wali Kota Eri Berharap Bisa Jadi Roll Model Warga Surabaya

Bahkan, dia berharap Presiden Jokowi mengeluarkan keputusan untuk memberikan hak-hak yang diperjuangkan APRTN.

“Seperti apa yang mereka lakukan, kita akan selalu support dan mendukung selama mereka tidak anarkis. Mereka secara lembaga melakukan semuanya dengan data-data yang ada. Mereka tidak ingin memiliki suatu keraguan dalam mendapatkan hak-haknya,” ungkap Ir. Armudji.

Bahkan, pihak Pemkot akan terus memfasilitasi APRTN untuk mendapatkan hak-haknya.

“Kita akan memfasilitasi apa yang menjadi hak APRTN dengan mempertemukan PT KAI Daop 8 Surabaya dan PT KAI Pusat. Mereka sangat tepat melakukan audiensi kepada komisi II DPR RI, agar DPR RI juga melihat langsung kenyataan di lapangan,” tandasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280