Hiruk Pikuk Muktamar NU Usai, Beralih ke Multaqo Media Ponpes se-Jatim

KH. Bahron Nafi' menabuh Gong sebagai tanda pembukaan Festival Media Pondok Jatim | Foto: Mahmudah
KH. Bahron Nafi' menabuh Gong sebagai tanda pembukaan Festival Media Pondok Jatim | Foto: Mahmudah
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Kemeriahan dan hiruk pikuk Muktamar NU ke-34 usai sudah. Kini, fokus perhatian kader NU ganti tertuju kepada acara Multaqo Media Pesantren se – Jawa Timur.

Ads

Betapa tidak. Antusiasme dan animo santri dan penggerak media Pondok Pesantren ‘menyerbu’ acara kompetisi kreatif yang digelar Komunitas Media Pondok Jawa Timur melalui acara Multaqo Media atau Festival Penggerak Media yang digelar di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Tanggulangin Sidoarjo, 25-26 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

Dua bulan sebelumnya proses pendaftaran dan pengumuman mulai dibuka. Yang mengejutkan hingga acara puncak nanti malam, Minggu (26/12/2021) jumlah peserta melebihi target.

Tercatat 202 peserta dari 117 pesantren se-Jawa Timur yang mengikuti acara ini.

Komunitas yang baru dibentuk Januari 2020, yang digagas para admin Pesantren ini terperangah.

Ahmad Tajuddin Zahrou selaku Ketua Media Pondok Jawa Timur (MPJ) menceritakan asal MPJ ini berdiri sampai pertemuan malam ini terjadi.

“Kami berawal dari keinginan sendiri dan bertemu dalam grup WhatsApp, mulai bertemu dari kafe dan warung. Dari situlah kami berinisiatif membuat komunitas admin pondok. Dari yang saling kenal, baik dari PP Ploso Kediri, Lirboyo, akhirnya bertemu,” ungkapnya.

Santri PP Sabilurrasyad Malang ini menambahkan, sekira bulan Desember 2019 diputuskan bahwa Januari 2020 dibentuk untuk sowan meminta doa restu KH. Marzuki Mustamar.

“Berkat dukungan semangat beliau yang mendukung pentingnya media pondok, akhirnya kami kian kuat bertekad membentuk Komunitas Media Pondok Jatim dengan visi misi yang jelas dan terarah, membawa nama pondok pesantren masing masing,” ujarnya.

Kata dia, mereka adalah kumpulan santri yang mengabdi melalui media pesantren.

Selama ini malah seringkali menemui kendala peralatan dalam membuat konten.

Namun hal itu kata dia tidak lantas menyurutkan semangat dalam berkhidmat.

“Apresiasi acara Multaqo Media Pesantren se Jawa Timur ini juga diapresiasi oleh Nyai Hj. Aniq Zahrotin Ni’mah selaku Pimpinan Tim Creatif Media Mahika,” ujarnya.

“Mudah mudahan acara perdana ini memberikan kesan untuk seluruh santri admin media pondok,” imbuh Kang Rou, biasa disapa.

Sementara itu, Nyai Aniq Zahrotin Ni’mah, pimpinan kreatif media Mahika, memandang pentingnya media pondok pesantren untuk pengembangan pondok pesantren.

Maka dibutuhkan kerja keras dan kerjasama Yayasan bersama dengan tim kreatif.

“Jangan pernah lelah, jangan berharap dari apa yang sudah dilakukan untuk khidmat kepada pesantren. Dengan apa yang dilakukan, dengan khidmat lillahi ta’ala, barakah,” tambahnya.

Acara puncak yang digelar 25-26 Desember 2021 ini pun mendapat apresiasi pengasuh Ponpes Mambaul Hikam, yakni penabuhan gong oleh KH. Bahron Nafi’ selaku menantu dari KH. Salim Imron Pengasuh PP Mambaul Hikam.

“Pondok harus siap tempur di semua lini, termasuk di dunia Maya,” ujar KH Bahron Nafi, usai menabuh gong memberi pesan.

banner 768x1152