Gus Yahya: Menang dan Kalah Hal Biasa, NU Tetap akan Kokoh

Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf saat konferensi pers di Media Center, Gedung Rektorat UIN Raden Intan Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021) | Foto: Ali Wafa
Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf saat konferensi pers di Media Center, Gedung Rektorat UIN Raden Intan Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021) | Foto: Ali Wafa
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LAMPUNG – Calon Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf optimistis akan mendapatkan banyak dukungan suara dalam Muktamar NU ke-34 di Bandar Lampung.

Beberapa jam menjelang pemilihan, Gus Yahya, demikian dia akrab disapa, mengaku telah mengantongi lebih dari 430 suara cabang.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Mendag: Jaga Koordinasi dengan Pemda untuk Perlancar Distribusi Minyak Goreng
banner 1024x1366

Sementara kandidat lain, yakni KH Said Agil Siradj telah mengklaim mendapat dukungan lebih dari 300 suara.

Meski mendapat banyak dukungan dan berpotensi unggul dalam pemilihan, Gus Yahya meminta kompetisi di Muktamar jangan dimaknai sebuah persaingan sengit.

Menurut Gus Yahya, NU sudah sangat berpengalaman dalam pengelolaan organisasi, termasuk regenerasi kepemimpinan.

“Muktamar ini adalah hal biasa saja, tentu ada yang menang dan tidak. Jangan berlebihan memaknai kompetisi seolah-olah akan ada musibah atau bencana besar,” kata Gus Yahya saat konferensi pers di Media Center, Gedung Rektorat UIN Raden Intan Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Jasa Raharja Jamin Korban Laka Muara Rapak Dapat Santunan

Menurut Gus Yahya, meski kadang diwarnai ketegangan, tapi dinamika dalam muktamar itu adalah hal yang wajar. Selain itu, soal pemilihan juga telah diatur jelas dalam AD/ART organisasi maupun tata tertib muktamar.

Disinggung apakah akan ada kompromi dengan kubu KH Said, Gus Yahya menyatakan, hal itu sangat mungkin terjadi.

“Namun sampai sekarang belum ada kompromi itu. Tapi hal itu sangat mungkin dilakukan,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  KH Yahya Cholil Staquf Terpilih sebagai Ketum PBNU 2021-2026

Pengasuh Ponpes Raudhatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah ini menegaskan, NU akan tetap kokoh di masa mendatang.

Apalagi, laporan pertanggungjawaban kepengurusan PBNU periode 2015-2020 telah diterima para muktamirin meski ada beberapa catatan.

Hal ini menjadi modal untuk melakukan evaluasi sekaligus membangun kepengurusan yang lebih baik di masa mendatang.

Menurut jadwal, sidang pemilihan ketua umum PBNU digelar malam ini setelah seluruh sidang komisi rampung.

Namun hingga sore ini, lokasi sidang pemilihan belum ditetapkan setelah rencana di Ponpes Darussa’adah, Lampung Tengah dibatalkan.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280