Kapriyanto : Kader Ansor Selalu Siap Jadi Pahlawan Masa Kini

Silahkan Share ke :

BONDOWOSO, Beritabangsa.com – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bondowoso, Kapriyanto menegaskan, kader Ansor selalu siap menjadi pahlawan masa kini sesuai dengan tema hari pahlawan 10 November pada saat ini.

Sebagaimana dikatakan Kapriyanto, setelah mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati hari pahlawan di halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (10/11/2019).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kepada media Kapri, begitu ia kerap dipanggil, menjelaskan kondisi saat ini telah berubah, generasi pun telah berganti.

Tapi nilai-nilai kepahlawanan harus tetap diaktualisasikan, sebagai cermin kehidupan menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Baanar Ansor Ketapang Siap Perangi Maraknya Peredaran Narkotika saat Pandemi

Tentunya, lanjut Kapri, aktualisasi nilai-nilai perlu diselaraskan dengan era kekinian, mengingat pahlawan zaman dulu sangat berbeda dengan pahlawan zaman sekarang, karena masanya sudah berbeda generasinya, dan juga beda tantangan yang dihadapinya.

Zaman dulu, makna kepahlawanan adalah mereka yang berperang melawan penjajah atau orang yang ikut berperan memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Mereka berjuang dengan semangat tak kenal menyerah, harta dan jiwa pun mereka korbankan untuk NKRI,” terangnya.

Menurutnya, di era masa kini, tantangan yang dihadapi bukan lagi penjajahan secara fisik yang menggunakan alat tempur atau senjata konvensional. Namun bagaimana menyelesaikan berbagai persoalan besar dan kompleks yang melanda negeri ini.

Berita Menarik Lainnya:  Oknum ASN di Bondowoso Tertangkap Tangan Bawa Sabu

Melainkan persoalan yang mendasar adalah masalah kemiskinan yang cenderung menjadi PR besar bangsa Indonesia,” tandas Kapri.

Dia juga mengatakan, akhir-akhir ini Negara juga dihadapkan dengan maraknya berita palsu atau hoax, ujaran kebencian yang sangat berdampak dan dapat berakibat pada perpecahan golongan antar anak bangsa. Belum lagi persoalan generasi muda dalam konteks kenakalan remaja, seperti perdagangan dan penggunaan Narkoba, maraknya pejabat korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan radikalisme atau gerakan intoleransi.

Saat ini pelaku tindak pidana korupsi, pengedar atau bandar Narkoba, penyebar hoax, radikalisme adalah musuh bangsa yang nyata, mereka ada di sekitar kita, di sekeliling kita. Boleh jadi, teman atau tetangga kita, bahkan masih saudara kita,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  3 Kecamatan di Bondowoso Ini Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Mantan aktivis PMII Universitas Jember ini juga menuturkan, makin rumit dan beragamnya persoalan bangsa pada saat ini, sebenarnya dahulu sudah disampaikan sejak awal oleh bapak proklamator bangsa, yang menyebutkan Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Masih menurutnya, maka disanalah peran pemuda menjadi sangat penting, pemuda adalah agen perubahan, pemuda berdaulat Negara kuat, dan pemuda saat ini harus bisa ambil peran dalam semua sektor agar selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam bingkai kebhinnekaan.

Dalam memontum ini, sekali lagi kami tegaskan PC GP Ansor Bondowoso akan selalu istiqomah untuk menjadi garda terdepan sebagai pejuang masa kini untuk melanjutkn titah para pejuang terdahulu,” pungkasnya. (Ahda/Red)

banner 600x310

Pos terkait