Beri Kuliah Umum di Ponpes Nurul Jadid, Wakil Ketua MPR: Santri, Penjaga Pancasila

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo Sabtu, (03/09/2022)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM – PROBOLINGGO – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menilai kalangan santri punya porsi penting untuk menjaga Pancasila sebagai penguat pilar kebangsaan.

Hal itu, disampaikan Ahmad Muzani saat mengisi kuliah umum di kampus Universitas Nurul Jadid atau Unuja Probolinggo, Sabtu (3/9/2022) siang.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Astaghfirullah! Santri di Surabaya Meninggal Dihantam Tronton Pertamina, Ini Kronologisnya
banner 1024x1366

Baginya, santri merupakan potensi yang begitu strategis untuk mengamalkan Pancasila. Sebab itu merupakan salah satu cara untuk menjadi pribadi yang unggul setelah lulus dengan tetap menjadi pribadi yang Indonesia.

“Sosialisasi empat pilar di Ponpes Nurul Jadid ini merupakan langkah tepat , karena santri mampu membawa Indonesia maju termasuk dalam aspek pilar kebangsaan,” jelas Sekjen DPP Partai Gerindra ini.

Ia menilai, empat pilar kebangsaan tersebut harus diimplementasikan menyeluruh. Sebab, jika berkurang satu bukan Indonesia, apalagi jika berkurang dua dan seterusnya.

Berita Menarik Lainnya:  HUT TNI ke-76, Kapolres Kediri Kota Beri Kejutan Brigif 16/Wira Yudha

Lanjutnya,generasi anak muda saat ini harus mengerti tentang sejarah bangsa Indonesia. Misalnya, jangan pernah meremehkan kekuatan dan semangat persatuan yang dilakukan para pemuda Indonesia ketika kongres pemuda kedua pada 1928 atau yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Muzani juga bicara mengenai pentingnya proses pembangunan yang berkelanjutan. Itu sebabnya, ke depan MPR akan membentuk panitia ad hoc yang akan merumuskan apakah penting untuk dibentuk kembali Pokok Pokok Haluan Negara (PPHN).

Termasuk, ia juga menyinggung tentang posisi dan peran Indonesia di panggung dunia salah satunya soal organisasi G20.

Berita Menarik Lainnya:  Buka Musda V IWAPI Bengkulu Rosjonsyah Pesankan Ini

Group of Twenty (G20) adalah forum penting kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia, terdiri dari 19 negara dan satu lembaga Uni Eropa.

“Kita perlu untuk menyiapkan masyarakat Indonesia memiliki keterampilan dan keilmuan yang kompetitif,” jelasnya.

Diketahui, dalam kesempatan itu Ahmad Muzani juga ditemani Waketum Gerindra Gus Irfan Yusuf Hasyim , Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad dan Gus Haris dari Ponpes Genggong.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280