Simak Ngabuburit Ala Santri Jombang Ini, Apa Saja ?

Para santri di Asrama Sunan Bonang Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, ketika mengisi momen ngabuburit dengan mengaji kitab kuning
Para santri di Asrama Sunan Bonang Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, ketika mengisi momen ngabuburit dengan mengaji kitab kuning
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG- Beragam cara ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa tiba, dilakukan. Bagi kalangan santri pondok pesantren punya tradisi sendiri. Mulai ngaji tafsir hingga hafalan Alquran.

Seperti yang dilakukan para santri pondok pesantren Mambaul Maarif, Jombang di Asrama Tahfiz Sunan Bonang ini. Puluhan santri putra dan putri mengisi waktu menjelang berbuka puasa (Ngabuburit) dengan mengaji kitab tafsir Yasin dan menghafal Alquran.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Pengasuh Asrama Sunan Bonang Muhammad Jauharul Afif mengatakan, kegiatan dimaksud sudah jadi kegiatan rutin para santri setempat selama Ramadan. Hal ini dilakukan, agar bisa memberikan manfaat dan menambah ilmu pengetahuan.

“Kegiatan ini sudah menjadi budaya atau tradisi santri, selama Ramadan. Kenapa ngaji kitab tafsir ini? Karena menyesuaikan santri asrama yang memang tahfiz. Jadi kami mengajak para santri ngaji kitab kuning terkait ilmu Alquran,” ujar Gus Afif kepada awak media pada Kamis (7/4/2022).

Berita Menarik Lainnya:  PT Matahari Sakti & LCS Shining Bantu Anak Penderita Kanker di YPKAI

Selepas berbuka puasa para santri masih melanjutkan mengaji kitab kuning dan Alquran, hingga malam hari. Kegiatan itu sebenarnya dilakukan sejak pagi, sore dan malam dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Pagi dan sore itu ngaji kitab, di samping ngaji kitab ini juga para santri kami tetap imbau untuk tetap mengaji dan menghafal Alquran. Karena saat malam hari setelah taraweh itu, ada kegiatan setoran hafalan Alquran,” jelasnya di asrama Sunan Bonang Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ini.

Sementara itu pihaknya berupaya agar, para santri tulus dan serius menjalani rutinitas positif tersebut. Hal itu agar para santri kelak selepas lulus memiliki pemahaman yang baik terhadap ahlussunah wal jamaah.

Berita Menarik Lainnya:  2 Pria Tewas di Sawah Ditemukan Petani Balongdowo, Simak Penyebabnya

“Dari ini saya berharap ketika santri sudah keluar dari pesantren, selain agar menjadi manfaat bagi masyarakat, juga berharap agar secara aqidah pemikirannya tidak keluar dari ahlussunah wal jamaah. Tapi di samping itu juga, urusan duniawi jangan ditinggalkan, mungkin begitu saja,” pungkasnya.

Tampak ada 50 -an santri putra dan putri di asrama ini menyambut senang saat hendak ngabuburit dengan ngaji kitab kuning. Alunan nadhzoman tanda pengajian akan dimulai terdengar jelas pukul 16.00 WIB.

Para santri pun bergegas menuju tempat pengajian dengan berpakaian rapi dan sopan. Di samping itu, kitab kuning dan alat tulis yang akan digunakan untuk memaknai jadi barang penting bawaannya.

Tak selang kemudian, nadhzoman itupun tak terdengar lagi. Pertanda sang Kiai atau Gus yang hendak mengajar telah hadir di tempat yang telah disediakan.

Berita Menarik Lainnya:  Jelang Rakerda Jatim, BPC HIPMI Kota Malang Silaturahmi HIPMI PT

Selama pengajian berlangsung, para santri dituntut fokus memaknai arti dari isi kitab memakai arab pegon. Sementara ustaz atau pengajar, perlahan menjelaskan makna isi kitab.

Salah seorang santriwati, Bunga Sahira (19) mengaku senang ngabuburit dengan mengaji kitab dan menghafal Alquran. Hal itu sesuai harapannya menjadi hafizah.

“Alhamdulillah senang, mengisi kegiatan positif seperti ngaji kitab dan hafalan Alquran di bulan Ramadan ini. Karena memang pingin banget menghafal Alquran dari dulu, tapi memang rata-rata kalau bulan puasa, kegiatan santri itu ya begini,” jelasnya.

Lanjut Bunga, dari memaknai dan memahami kitab kuning itu bisa memperluas ilmu pengetahuannya. Sementara dari menghafal Alquran, dia berharap hidupnya selalu diberikan ketenangan.

“Ya dengan belajar kitab surat Yasin ini, bisa memperluas ilmu pengetahuan kita. Kalau belajar Alquran, tentu ingin selamat dan kehidupan kita selalu diberikan ketenangan,” tukasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280