Nobar Jejak Langkah 2 Ulama, Tokoh NU dan Muhammadiyah Berpesan Jaga Persatuan Umat Islam

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Nobar Film ‘Jejak Langkah 2 Ulama‘ dimulai pada Senin (10/2/2020) di Hotel Grand Kalimas, Jl. KHM Mansyur. Banyak tokoh hadir dalam acara tersebut, bahkan diantaranya Tokoh dari Pendiri Nahdlatul Ulama’, Cucu Kiai Hasyim Asyari, Gus Fahmi dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Dr. H. Mahsun Djayadi, M.Ag.

Menurut Mahsun Djayadi film ini menggambarkan kedua Tokoh yang sangat inspiratif. Kiai Hasyim Asyari dan Kiai Ahmad Dahlan mempunyai karakter dan visi misi yang sama.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Panitia Daerah Muktamar Sambut Para Muktamirin dan Muhibbin
banner 1920x1080

Kedua Tokoh ini berasal dari Pendidikan yang sama dan mempunyai visi misi yang sama. Beliau berdua melakukan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan pendekatan Agama,” katanya.

Kemudian, lanjut Mahsun Djayadi, pemutaran film ini telah membuka sejarah yang selama ini ditengarai disembunyikan oleh beberapa oknum. Bahwa seakan-akan mendirikan NKRI tidak mempunyai makna.

Hal inilah yang kemudian menjadi betapa pentingnya persatuan umat islam, terutama antara NU dan Muhammadiyah yang turut andil berperan, berjuang menegakkan NKRI,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Perda No 5 Tahun 2020 Tuai Kritikan Segenap Elemen Masyarakat, Ketua Lakpesdam NU : Ini Awal Liberisasi Ekonomi

Sedangkan Gus Fahmi mengatakan film ini secara umum menggambarkan dua sosok Ulama’ besar. Bukan menggambarkan dua organisasi NU dan Muhammadiyah.

Dua sosok Ulama’ besar ini sangat menggambarkan karakter yang sangat kuat dan berintegritas. Beliau berdua mengenyam pendidikan yang sama, pernah berguru ke Kiai Sholeh Darat hingga ke Makkah berguru ke Syekh Khotib Minangkabawi,” ucap salah satu cucu Kiai Hasyim Asyari ini.

Kiai Hasyim menekankan pendidikan lewat pesantren, sedangkan Kiai Ahmad Dahlan di bidang pendidikan formal. Kedua pendidikan ini harus diakui, merupakan pondasi negeri ini,” tambah Gus Fahmi.

Berita Menarik Lainnya:  PAC Pagar Nusa Semampir Surabaya Gelar Ujian Kenaikan Tingkat dalam Dua Gelombang

Gus Fahmi berharap dengan diputarnya film ini, masyarakat secara umum, khususnya NU dan Muhammadiyah bisa mengambil pelajaran, bahwa perjalanan kehidupan kedua Tokoh ini luar biasa.

Masyarakat bisa mengambil hikmah dari beliau berdua yang luar biasa perannya dalam pendidikan dan perjuangannya untuk NKRI. Jika ada yang berbeda dari beliau hanya sebatas perbedaan pandangan dan itu sudah biasa,” pungkasnya. (Ais/red)

banner 600x310

Pos terkait