Festival Industri Non Argo, APTECH Pamerkan Produk Karya Anak Bangsa

APTECH
Peserta dari APTECH memamerkan produk karya anak bangsa di halaman Disperindag
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Industri non agro terutama subsektor industri pengolahan non migas memiliki peranan penting dan strategis dalam peningkatan ekonomi Jawa Timur.

Untuk itu Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag), menggelar kegiatan industri non agro festival Jawa Timur (infest), bertema penguatan industri non agro untuk mendorong peningkatan pasar ekspor, Senin (18/7/2022), pukul 09.00 WIB.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ondel-ondel di Jombang Siap Ikut Takbiran
banner 1920x1080

Kegiatan ini diselenggarakan di halaman Disperindag Jalan Siwalankerto Utara I nomor 42, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam festival kali ini diantaranya diikuti
asosiasi pelaku usaha dan teknisi handphone (Aptech) yang menampilkan produk karya anak bangsa di antaranya, UFI box tool software fenomenal sejuta umat dari Semarang.

Power supply Abimanyu dari Kota Blitar, dan tidak ketinggalan iFlux Andik Pro dari Malang, mata solder RPS dari Gresik, dari Boyolali Borneo Schematics dan LCD Laminating Yeyen Al Ansori triple seven communication dari Gresik.

Berita Menarik Lainnya:  Ancam Tolak LKPJ APBD Pemkot Surabaya, Ini Alasan Fraksi PKB

Christian Didik Hernawan, menerangkan tujuan ikut kegiatan festival kali ini untuk mengumpulkan para kreator-kreator untuk memperkenalkan prodak karya anak bangsa khususnya dari produk buatan para teknisi HP, tool hardware dan software di Indonesia.

“Produk karya anak bangsa sebenarnya tidak kalah dari prodak luar negeri, di Indonesia banyak tool buatan anak bangsa yang tidak kalah dari buatan luar negeri,” ungkap Christian Didik Hernawan, Ketua Aptech kepada beritabangsa.com.

Berita Menarik Lainnya:  Petrokimia Fun Run 2022, Sensasi Lari Santai Nikmati Panorama Gresik Malam Hari

Di sini APTECH diundang secara resmi oleh Disperindag bertujuan mengumpulkan para kreator-kreator khususnya di telepon seluler supaya mereka dapat binaan, dukungan dan bimbingan dari pemerintah.

“Teknisi handphone the next level adalah untuk menjadi kreator menciptakan alat dan bahan servisnya sendiri, demi mengurangi ketergantungan alat dan bahan impor dari cina,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait