Konsisten Dua Puluh Tahun JFC Tampilkan Sederet Mahakarya Fesyen ke Dunia

JFC
Puteri Indonesia 2022 Laksmi Shari De Neefe Suardana melenggak-lenggok di atas catwalk pada malam Grand Carnival JFC
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JEMBER- Jember Fashion Carnaval atau JFC, sebuah even fesyen jalanan berkelas internasional kebanggaan masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur telah menginjak usia dua puluh tahun pada 2022 ini.

Dua dekade perjalanan JFC konsisten memamerkan mahakarya dalam dunia fesyen patut diapresiasi seluruh kalangan.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Tak ayal, even tahunan Pemerintah Kabupaten Jember ini selalu dinanti banyak pemerhati fesyen baik di kalangan dalam negeri maupun luar negeri. Setiap penyelenggaraannya pun selalu berhasil menyita perhatian dunia.

Tahukah kamu? JFC yang meriah dan menggema ke seluruh dunia ini berawal dari peragaan busana di jalanan sebuah perumahan.

Berita Menarik Lainnya:  Kenang Masa Lalu, Gubernur Khofifah "Jajal si Kunthul"

Saat itu pada 2002, pendiri JFC Dynand Fariz menggelar pawai busana yang ditempatkan di jalanan perumahan, untuk memperkenalkan sederet busana hasil karyanya kepada masyarakat.

Pawai busana atau karnaval fesyen itu mendapat respon positif dari masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti secepatnya oleh Dynand Fariz dengan konsep lebih matang dan lebih detil lagi.

Kemudian pada 2003, dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Jember, JFC pertama kali diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Jember, yang saat itu hanya diikuti 50 orang peserta memperagakan busana di jalanan kota.

Even JFC tahun 2022 ini mengangkat tema “The Legacy” dilaksanakan dua hari pada 6 hingga 7 Agustus 2022.

“The Legacy kami angkat sebagai upaya untuk menunjukan bahwa JFC mewariskan semangat serta tujuan besar untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa Jember adalah kota karnaval,” kata Presiden JFC Budi Setiawan, Minggu (7/8/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Pulihkan Ekonomi, Jatim Gelar Pameran dan Peragaan Batik di Tugu Pahlawan

Budi Setiawan atau akrab disapa Iwan menerangkan, JFC 2022 ini menampilkan defile dengan kostum terbaik dari 2011 sampai 2019 serta defile special bertajuk Poseidon.

Ada sepuluh defile dengan kostum terbaik di antaranya Defile Madurase, Defile Mahabharata, Defile Betawi, Defile Majapahit, Defile Garuda, Defile Sriwijaya, Defile Kujang, Defile Aztecs, Defile Sasando dan Defile Pesoidon.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Putri Indonesia 2022 Laksmi Shari De Neefe Suardana serta Putri Indonesia Pariwisata 2022 Adinda Chresheilla hadir dalam malam puncak Grand Carnival JFC 2022, Minggu malam.

Menparekraf Sandiaga Uno menyebut, JFC ini telah menjadi ikon pemulihan ekonomi masyarakat Jember.

Berita Menarik Lainnya:  Waspada Diduga Mudik, Begini Kelakuan Pemudi Cantik di Probolinggo

“Event JFC sukses menjadi ikon Jember. Kita juga mengirimkan pesan kepada dunia akan kuatnya kreativitas, imajinasi, adaptasi, dan kolaborasi Indonesia. Pak Jokowi berpesan bahwa ekonomi kita tumbuh 5,54 persen (kuartal II Tahun 2022). Untuk itu JFC diharapkan jadi lokomotif kebangkitan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Jember,” kata Sandiaga Uno.

Selain itu, Sandiaga Uno juga menyebut JFC bukan hanya kebanggaan masyarakat Jember saja, tetapi juga kebanggaan Indonesia. Oleh sebab itu, Sandi bakal memasukkan JFC ke dalam kalender wisata internasional.

“Tak hanya untuk Jember, tetapi juga untuk Indonesia. Kharismatik JFC telah berhasil menembus event Nusantara. Nanti bakal kami upayakan agar masuk menjadi event internasional,” ujar Sandiaga Uno.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280