Tiga Kali Pemberitahuan, Turunnya Tim Telaah PWNU Jatim Selalu Ditunda

PWNU Jatim MWCNU

Beritabangsa.com, Situbondo – Rencana turunnya tim telaah PWNU Jatim (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama’ Jawa Timur) untuk tabayyun dengan 5 MWCNU di wilayah barat Situbondo terus ditunda. Hal tersebut diketahui saat ketua MWCNU Besuki dikonfirmasi sebanyak tiga kali pemberitahuan.

Sehubungan dengan menjelang turunnya tim telaah dari PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jatim itu, 5 MWCNU di wilayah barat Situbondo langsung menggelar rapat pemantapan demi mengembalikan sejarah PCNU Besuki. Jum’at (19/02/2021) lalu.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Dalam rapat pemantapan tersebut dihadiri Ketua dan Sekretaris MWC NU Besuki, Ketua Tanfidziah dan Rois Syuriah MWC NU Jatibanteng, Ketua MWC NU Banyuglugur, Ketua Tanfidziah dan Rois Syuriah MWC NU Mlandingan, Ketua Tanfidziah dan Rois Syuriah MWC NU Widoropayung

Berita Menarik Lainnya:  Carissa Jadi Muallaf Dibawah Bimbingan MDS RA Jatim

KH. Hadari selaku Ketua MWCNU Widoropayung menjelaskan, menurut info yang diterima melalui pesan Whatsapp sebelumnya, tim dari PWNU Jatim KH. Achsanul Haq mengirim pesan singkat, akan turun pada hari senin malam selasa (22/02/2021) dengan agenda klarifikasi pembentukan PCNU Besuki.

“Awalnya Ketua Tanfidziah dan Rois Syuriah MWCNU Besuki, Banyuglugur, Jatibanteng, Mlandingan dan Widoropayung diharap kehadirannya pada hari senin mlm selasa, pukul 17.00 Wib di Depot Setia Kalianget Banyuglugur, dengan agenda klarifikasi pembentukan PCNU Besuki. Akan hadir dalam pertemuan ini KH. Ahsanul Haq, Sekjend PWNU Jatim,” jelasnya kepada media ini. Selasa (23/02/2021).

Namun menurut informasi yang kedua melalui pesan Whatsapp, pada hari senin (22/02/2021), seluruh pengurus PWNU menjalani vaksinasi, untuk itu pertemuan dengan MWCNU se Besuki ditunda dan akan dilaksanakan pada hari selasa (23/02/2021) pukul. 18.00 Wib.

Berita Menarik Lainnya:  Entaskan Kemiskinan, 222 KPM di Bondowoso Dapat Jatim Puspa

“Tapi informasi yang kedua itu ditunda lagi sampai awal bulan maret, info tersebut diketahui lewat pesan Whatsapp, Senin (22/02/2021). Isi pesannya begini ‘Mohon maaf, sekali lagi mohon maaf, dengan padatnya kegiatan di PWNU menyongsong harlah NU ke 98, maka kunjungan / silaturrahim dengan MWC NU Se Besuki ditunda pada awal bulan maret 2021 (hari dan tanggal menyusul), demikian informasi yang bisa kami sampaikan, mohon maaf dan terimakasih,” katanya menirukan isi pesan Whatsaap kepada Ketua MWCNU Abd. Jalal, M.MPd

KH. Hadari kembali menegaskan bahwa sejarah jangan sampai dihilangkan. Untuk itu dirinya juga bertekad sekuat tenaga agar PCNU Besuki kembali dibentuk. Pasalnya 5 MWCNU sudah sepakat mengembalikan kesejarahan PCNU Besuki.

Berita Menarik Lainnya:  Warga Desa Gersempal Sampang Rayakan Maulid Nabi Dengan 'Konjangan Molod'

“Tindakan ini adalah sebuah perjuangan suci dalam rangka pengembalian sejarah panjang PCNU Besuki sebelum terlaksananya Muktamar ke-27 pada tahun 1984 waktu di PP Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo – Situbondo,” tegasnya.

Sementara, Ketua MWCNU Jatibanteng Ust Herman Fellani mengatakan, akan terus berjuang demi mengembalikan sejarah PCNU Besuki. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan berkas dan data administrasi tentang PCNU Besuki.

“MWC NU Besuki, Widoropayung, Jatibanteng, Banyuglugur dan Mlandingan sepakat 101 persen untuk terus berjuang demi mengembalikan legalitas PCNU Besuki,” kata Ust Herman Fellani.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *