Tasyakuran Harlah NU ke-97, PWNU Jatim Gelar Doa Bersama Tolak Virus Corona

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Dalam rangkaian Hari lahir NU ke-97, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar tasyakuran dan doa bersama tolak bala virus corona, di Aula PWNU Jatim, Selasa (10/3/2020) malam.

Tasyakuran harlah NU tersebut di isi pembacaan sholawat, sambutan para tokoh, pengajian agama oleh Kiai Anwar Iskandar. Sementara doa langsung di pimpin oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Lazisnu Gresik Bantu Percepat Pasien Covid Untuk Dapat Layanan di Rumah Sakit Rujukan
banner 1024x1366

Terlihat puluhan Kiai dari jajaran pengurus pengasuh pesantren, dan ratusan kader badan otonom NU mulai dari IPNU IPPNU, GP Ansor, Fatayat dan Muslimat serta PCNU Se Jawa Timur nampak hadir pada kesempatan itu.

Di tempat yang sama, Wakil Rais Syuriah NU Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri mengatakan wabah corona yang kini meneror dunia sebetulnya masih kalah dahsyat daripada wabah virus TBC.

Berita Menarik Lainnya:  Bondowoso Kini Masuk Zona Merah Setelah Satu Warganya Positif Corona

Indonesia (angka penderita) TBC ini menempati rangking ketiga setelah India dan Tiongkok. Angka kematian corona 3-5 persen, sementara TBC lebih besar dari itu,” kata Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Tulangan Sidoarjo, di sela acara.

Kiai yang akrab disapa Gus Ali itu menjelaskan, Corona menimbulkan kehebohan karena sebaran informasi tentang itu begitu cepat karena mudahnya masyarakat mengakses melalui perangkat teknologi informasi.

Berita Menarik Lainnya:  6 Siswa dan 1 Guru SMPN 2 Jombang Terinfeksi Covid

Hal itu berbeda dengan TBC dahulu yang tidak tersiar cepat dan luas. Dulu TBC itu tanpa diberitakan di koran, televisi dan radio,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gus Ali mengimbau masyarakat dan umat Islam agar tidak panik dan tenang dalam menyikapi wabah virus Corona.

Masyarakat tetap Tenang, karena kesehatan itu berada pada kebahagiaan. Jangan mengharap sehat kalau hidupnya tidak bahagia. Orang bisa bahagia kalau ada basic kemapanan ekonomi,” imbaunya.

Reporter : Ais

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280