Pasca Rakernas, Hasto Temui Gus Yaqut dan Pengurus Ansor

Jakarta, Beritabangsa.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto silaturrahmi ke Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Hasto datang bersama anggota DPR dari PDIP yang juga Kader NU, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah dan Nabil Haroen atau Gus Nabil. Hasto dan rombongan langsung diterima Ketua Umum GP Ansor, KH Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan jajaran pengurus.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Hasto mengatakan, kedatangannya ke GP Ansor karena tugas partai. Pasalnya, PDIP baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2020.

Berita Menarik Lainnya:  Konbes XXIII Secara Virtual Bakal Dihadiri Jokowi

Dalam Rakernas, PDIP bicara konsepsi tentang haluan negara yang berakar dari kepribadian bangsa dari seluruh sejarah peradaban Indonesia. Intinya, kata dia, seluruh upaya membangun Indonesia maju dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk oleh kalangan muda. Hal itu dikatakannya relevan untuk disampaikan ke GP Ansor.

Apa yang disampaikan bung Karno saat beliau dibuang di Ende (NTT) bahwa Islam harus kuasa ilmu pengetahuan agar dapat mengejar ketertinggalan, ternyata disambut dengan sangat baik dan ini pada dasarnya NU dan PDIP saudara sekandung, karena akar PDIP adalah PNI 1927 dan NU 1926,” tutur Hasto di Kantor GP Ansor, jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/1/2020) malam.

Berita Menarik Lainnya:  Diklat di Korsel dengan Ratusan Peserta, Gus Yaqut Optimistis Masa Depan NU Cerah

Sebagai saudara junior, menurut Hasto, PDIP datang kepada senior untuk berbicara terkait aspek-apsek kebangsaan dan akan dirancang juga kerja sama antara PDIP dan GP Ansor.

Dirinya menegaskan akan bekerja sama dengan GP Ansor dalam konteks kaderisasi kepemimpinan dan kaderisasi kepemudaan sebagai tulang punggung kaum muda. Terlebih, kata Hasto, baik PDIP maupun GP Ansor sangat konsen terhadap kaum muda. Dengan demikian, kerjasama ke depan akan dilakukan dengan sangat baik.

Terima kasih, dan saya banyak cerita itu, saya juga ikuti NU ya meskipun di dalam pengalaman dengan seluruh kiai sepuh, tokoh nasionalis dan kita banyak titik temu saat jalan sejarah dan tirakatan, itu spiritualitas yang hidup dalam Indonesia,” ujar Hasto.

Berita Menarik Lainnya:  Sebagai Ikhtiar Batin, Ansor Jatim Bersama Ratusan Warga Pesisir Baca Burdah di Tengah Laut

Sementara Gus Yaqut menyambut baik kedatangan Hasto dan jajaran PDIP, pasalnya sangat istimewa. Hasto banyak berbagi ilmu tentang kebangsaan dan nasionalisme. Gus Yaqut merasa terkesan dengan pesan Soekarno (Bung Karno) dalam membangun bangsa, terlebih sikapnya dalam mengaktualisasikan hubungan Islam dan nasionalis.

Malam ini kami kader Gerakan Pemuda Ansor mendapat inspirasi bagaimana membangun kembali peradaban yang sudah luar biasa, Insya Allah akan kita wujudkan dalam kerja sama lebih komplet, bisa jadi kaderisasi bisa jadi kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, saya kira itu,” pungkas Gus Yaqut. (AIS/red)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *