Memedomani Kitab Salaf, Sejumlah Warga Bondowoso Mulai Puasa Jumat

Memedomani Kitab Salaf, Sejumlah Warga Bondowoso Mulai Puasa Jumat
Foto Ilustrasi Ramadham
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM, BONDOWOSO – Sejumlah warga di Kabupaten Bondowoso mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1443, Jumat (1/4/2022). Artinya mereka menggelar salat tarawih pada Kamis (31/3/2022) malam. Padahal pemerintah baru akan melaksanakan rukyatul hilal pada Jumat 1 April petang ini.

Warga yang melaksanakan ibadah puasa Ramadan itu adalah santri atau alumni Pondok Pesantren Mahfilud Duror, Suger Kidul, Kabupaten Jember.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Selama Ramadhan NU Care Lazisnu Surabaya Berhasil Kumpulkan Dana Rp1,6 M

Salah seorang santri Mahfilud Duror asal Bondowoso, Hilmy mengatakan, bahwa pelaksanaan ibadah puasa di pesantren tempat ia menimba ilmu memang lebih awal dibandingkan pemerintah.

Penentuan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan ini bukan tanpa alasan. Sebab hal itu mengacu pada kitab salaf yang dikarang oleh ulama, dan digunakan sejak lama.

Kitab dimaksud kata dia, yakni kitab Nuzhatul Majalis karya Syaikh Abdurrahman As Shufuri As Syafi’i. “Metode dalam kitab ini sudah dijalankan 195 tahun lalu,” kata dia.

Berita Menarik Lainnya:  Di Tengah Pandemi, Ini Pesan Dakwah Fatayat NU Surabaya di Bulan Muharram

Menurutnya, penetapan awal puasa Ramadan berdasarkan keyakinan yang menggunakan acuan sistem khumasi.

“Khumasi itu Bahasa Arab mempunyai arti lima. Maksudnya, awal puasa Ramadan tahun ini dihitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya,” kata dia.

Ia memaparkan, bahwa 2021 puasa jatuh pada hari Senin. Jadi dihitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya. Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Jadi sudah bisa dipastikan awal puasa tahun ini jatuh pada hari Jumat.

Bahkan kata dia, pondok pesantren sudah bisa memastikan awal puasa 2023 jatuh pada hari apa. Caranya menghitung lima hari dari puasa tahun ini.

Berita Menarik Lainnya:  MFASBII Surabaya Rayakan 10 Muharram Bersama Ratusan Anak Yatim Piatu

“Jadi cara hitungnya Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa. Jadi puasa tahun depan dipastikan jatuh pada Hari Selasa. Ini yang digunakan, sistem khumasi,” paparnya.

Menurutnya, pada 2021 pondok pesantren Mahfilud Duror juga menjalankan ibadah puasa Ramadan sehari lebih awal dibandingkan pemerintah.

“Tahun ini sama, jadi santri Mahfilud Duror asal Bondowoso dan daerah lainnya melaksanakan shalat tarawih tadi malam, dan mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadan hari ini, termasuk saya,” ungkapnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280