Meluruskan Zakat Fitrah yang Salah Kaprah

Meluruskan Zakat Fitrah yang Salah Kaprah
Ustadz Abdul Wahid Al-Faizin, pengasuh kajian fiqih dan ekonomi Islam Surabaya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Zakat fitrah adalah wajib hukumnya, bagi pribadi muslim. Namun, di era kekinian zakat fitrah sering salah kaprah karena memakai uang. Inilah yang kemudian diluruskan oleh ahli fiqih yang menggelar seminar zakat di markas LPM Suramadu di Jalan Tembok Dalam, Asemrowo, Minggu (17/4/2022).

Narasumber seminar, Ustaz Abdul Wahid Al-Faizin, pengasuh kajian fiqh dan ekonomi Islam di Surabaya dan penulis buku ini, menjelaskan syarat sahnya zakat fitrah ada 2 faktor, pertama berupa makanan pokok dan berupa biji-bijian, seperti kurma, kismis, jelai, gandum dan di Indonesia adalah beras. Yang kedua adalah biji-bijian ini layak simpan dan layak konsumsi.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Jika tepung beras, tidak bisa dijadikan untuk bayar zakat, karena bentuk sudah berubah dan beras jatah juga tidak bisa untuk bayar zakat.

Berita Menarik Lainnya:  Eri Cahyadi Pastikan Manajemen Persebaya Ganti Rugi Kerusakan Stadion

Jika bayar zakat dengan uang, 3 mazhab sepakat tidak diperbolehkan. Namun jika memaksa memakai uang, maka merujuk mazhab Hanafi, yakni setara 4 kilogram kurma bukan berpatokan pada harga 3 kilogram beras.

Kata Ustaz Abdul Wahid, kadang sebagian masyarakat menggampangkan bayar zakat dengan uang karena tak ingin ribet, namun itu tidak dibolehkan, terkecuali zakat mal, dan itupun cara penghitungannya juga berbeda.

Adapun besaran zakat ada beberapa versi, antara lain, 2,4 kilogram, 2,7 kilogram dan 3 kilogram, namun kata Ustaz Wahid, disarankan untuk memilih zakat dengan 3 kilogram beras.

“Lebih aman, tapi bagi yang mempunyai anak 10 misalnya, bisa memilih 2,7 kilogram,” lanjutnya

Sebelumnya, ahli ekonomi syariah ini juga menjelaskan pengertian zakat fitrah yang sebelumnya dianggap zakat pembersihan atau suci.

Padahal zakat fitrah, fitri, atau zakat badan adalah memiliki makna sebagai zakatnya orang yang buka puasa.

Berita Menarik Lainnya:  Demo Tunggal Tolak KTT G20, WN Jepang Dideportasi

Kata fitrah dari asal kata fitri yang lazim diartikan suci, ternyata arti sebenarnya dari fitri adalah buka puasa atau “mokel (Jawa, red).

Lawan kata dari kata dari saum (puasa), sehingga zakat fitri memiliki arti zakatnya orang yang berbuka puasa. Begitu juga Idul Fitri yang berarti hari rayanya orang yang berbuka puasa.

Di Indonesia lazim disebut zakat fitrah, karena merujuk pada sebuah hadis yang berbunyi “orang-orang yang melaksanakan puasa di bulan Ramadan dengan sempurna maka dia keluar dari Ramadan seperti bayi yang baru lahir” maka istilah populer di Indonesia manjadi zakat fitrah.

Beda dengan zakat mal, zakat fitrah hukumnya wajib bagi umat muslim karena fungsi zakat fitrah sama dengan sujud sahwi. Artinya zakat fitrah berfungsi untuk mengisi atau mengganti kekurangan saat puasa Ramadan.

Contohnya, saat puasa, banyak yang melakukan tindakan mengurangi pahala berpuasa, tidak bisa menahan amarah, banyak baca status di media sosial ketimbang baca Alquran, maka berujung mengurangi pahala puasa.

Berita Menarik Lainnya:  Belum Siap Terapkan Tes Urine Bagi Calon Pengantin, Ini Alasan Kemenag Surabaya

“Nah, di sinilah fungsi zakat fitrah, untuk mengisi yang kurang itu atau nambeli (Jawa,red),” papar Ustaz Wahid.

Adapun syarat wajib zakat fitrah ada 2 kategori, yaitu, masuk waktu Ramadan dan sebelum hari raya. Sedangkan waktu mentasarrufkan zakat fitrah terbagi beberapa waktu, diantaranya, waktu sunah, sebelum berangkat salat ied, maka sebelum salat subuh sudah berzakat. Makruh hukumnya memberi zakat setelah salat ied, jika masuk pengecualian, seperti kata Imam Syafi’i, sunah hukumnya membayar zakat fitrah setelah salat Idul Fitri dengan alasan menunggu berkumpulnya para kerabat setelah salat ied, seperti adat kebiasaan di desa yang berkumpul untuk silaturahmi setelah salat ied.

Kemudian, haram hukumnya zakat fitrah diberikan setelah terbenamnya matahari pada 1 Syawal dan hukumnya mubah memberi zakat fitrah di awal Ramadan.

banner 600x310

Pos terkait