Strategi Mendapat Ketenangan dengan Berzikir

KH Abdul Wadud Nafis Ketua Yayasan Kiai Syarifuddin, Wonorejo, Lumajang
KH Abdul Wadud Nafis Ketua Yayasan Kiai Syarifuddin, Wonorejo, Lumajang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM Dalam kehidupan sehari-hari sering dihadapkan pada bermacam-macam masalah, baik menimpa diri, keluarga, bisnis dan karir. Sehingga hati menjadi galau dan bingung. Tak jarang manusia menempuh bermacam-macam cara untuk mendapatkan ketenangan hati. Namun yang paling direkomendasikan oleh kanjeng Nabi Muhammad SAW adalah berzikir kepada Allah SWT.

Kadang ada yang berfikir, dengan cara berzikir kepada Allah SWT, akan mendapatkan ketenangan hati dan tenteram hati dengan banyak membaca kalimat tauhid, istighfar dan selawat, tapi kenyataannya hati tetap gundah gulana, risau, dan gelisah.

Bacaan Lainnya

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara berzikir yang benar, yang membawa ketenangan hati ?

Berita Menarik Lainnya:  Pengendalian Etika di balik Kemajuan Ilmu Biologi Lewat Fikih

Zikir yang menenangkan hati apabila memenuhi tiga syarat.

Pertama orang yang berfikir betul-betul menghayati terhadap zikir yang dibaca, ketika membaca kalimat tauhid, hatinya betul-betul menghayati, bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan ketika membaca selawat, hatinya betul-betul menghayati, bahwa rahmat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Dengan penghayatan yang mendalam membuat hatinya dekat kepada Allah dan Allah pun dekat kepadanya.

Kedua, memahami, merenungi dan menghayati sifat-sifat Allah yang 99, terutama sifat-sifat Allah yang berkenaan dengan problem yang dihadapinya.

Ketika problem masalah ekonomi maka banyak merenungi dan menghayati sifat Allah Ar-razzaq, zat yang maha pemberi rezeki, juga menghayati sifat-sifat Allah yang menunjukkan kasih dan sayang kepada hambaNya, misalnya sifat Ar-rahman, zat yang Maha Pengasih dan Ar Rohim, za yang Maha Penyayang.

Berita Menarik Lainnya:  Parenting Menurut Pandangan KH Agus Muhammad Najib

Menghayati sifat-sifat Allah membuat dirinya yakin dan percaya bahwa Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Allah akan memberikan jalan keluar setiap kesulitan yang dihadapinya, yang hal ini membuat hatinya tenang dan tenteram.

Ketiga, bertawakal kepada Allah setelah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai apa yang diinginkan.

Orang yang ingin mendapatkan ilmu hendaknya belajar dengan sungguh-sungguh, belajar dengan teratur dan menggunakan metode belajar yang baik serta berguru kepada orang yang ahli, lalu berdoa kepada Allah, agar diberikan ilmu yang banyak dan barokah, kemudian tawakal kepada Allah.

Ketika seseorang ingin mendapatkan rezeki yang banyak, maka berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan harta yang banyak dan luas, dengan menggunakan manajemen yang baik dan mengikuti bimbingan dan panduan orang yang ahli di dalam bisnis yang sedang ditekuninya, kemudian setelah itu tawakal kepada Allah dan pasrah kepada Allah serta yakin bahwa Allah akan memberikan kesuksesan dan akan memberikan kebahagiaan, akan tetapi ketika dalam kenyataannya tidak mencapai apa yang diinginkan maka hatinya yakin bahwa keputusan Allah yang terbaik baginya.

Berita Menarik Lainnya:  Bak buk bak buk ! Oknum Pesilat PSHT Keroyok Warga, Ibu Hamil Muda Jadi Korban

Orang yang berusaha mendapatkan ketenangan hati dengan cara berzikir kepada Allah dengan menggunakan tiga cara, yaitu menghayati apa yang dibaca, menghayati sifat-sifat Allah dan bertawakal setelah berusaha maka hatinya akan tenang dan tenteram.
Wallahu A’lam Bisshowab

*) KH Abdul Wadud Nafis Ketua Yayasan Kiai Syarifuddin, Wonorejo, Lumajang

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280