Puasa Membentuk Pribadi Ahli Syukur

H Suharyo AP, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Lumajang
H Suharyo AP, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Lumajang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM Tujuan puasa selain taqwa, dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 184 disebutkan la’allakum tasykurun. Agar kalian menjadi orang yang pandai bersyukur.

Bersyukur merupakan kata kunci penting agama. Bersyukur berarti kita memahami secara mendalam bahwa semua nikmat datang dari Allah.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Apa Hukum Makan Sahur Lebih Awal Bakda Salat Tarawih?
banner 1024x1366

Tapi tidak banyak orang yang pandai bersyukur secara holistik. Allah menegaskan waqolilun min ‘ibadiahs syakur. (Sedikit sekali di antara hambaKu yang pandai bersyukur).

Apa saja yang harus disyukuri dalam hidup ini?

Pertama bersyukur karena kita dihidupkan oleh Allah. Hidup lengkap dengan semua fasilitasnya.

Semua yang Allah ciptakan di alam semesta untuk manusia. Maka kita harus disyukuri.

Waktu hidup kita terbatas. Kata nabi Saw usia umat manusia berkisar antara 60 sampai 70 tahun.

Berita Menarik Lainnya:  Sensasi Ngopi di Puncak Kekep Wonosalam Jombang, Bak Naik Gumpalan Kabut Berarak

Orang yang bersyukur berarti mengisi lembaran hidupnya dengan sebaik-baiknya.

Kedua bersyukur karena Allah bekali hidup dengan agama (Islam). Islam agama yang Allah cintai.

Ketiga, bersyukur karena Allah menciptakan kita sebaik-baik ciptaan. Dengan terciptanya diri ini, kita bisa melakukan apa saja yang terbaik.

Kita bisa menjadi pribadi unggul dan pada akhirnya menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah.

Keempat, bersyukur karena mendapat petunjuk hidup bernama Alquran. Dengan Alquran kita mendapatkan “arahan-arahan” sesuai dengan kehendak Pencipta hidup.

Berita Menarik Lainnya:  Pengendalian Etika di balik Kemajuan Ilmu Biologi Lewat Fikih

Buahnya kalau kita menjalaninya bisa menjadi orang yang bahagia dunia akhirat.

Kelima kita bersyukur karena mendapatkan contoh langsung dalam hidup ini dari seseorang yang Allah tunjuk yaitu Rasulullah Muhammad Saw.

Kalau kita mengikutinya tidak akan pernah salah sebab Rasulullah hidupnya dibimbing wahyu dan kalau kita mengikuti jejak beliau kita akan selamat sebagaimana selamat ya Rasulullah Muhammad SAW. (*)

*) Suharyo AP Ketua Dewan Dakwah Kabupaten Lumajang

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280