Forum MWCNU Se Surabaya Bersatu Klarifikasi Tudingan Oknum FKNU

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Adanya pemberitaan yang mengatasnamakan Forum Kader Nahdlatul Ulama’ (FKNU), Minggu (6/9/2020) yang mendesak PWNU Jawa Timur dan PBNU membekukan kepengurusan PCNU Surabaya periode 2015 – 2020, ditanggapi serius oleh 23 MWCNU se Kota Surabaya yang tergabung dalam ‘Forum MWCNU Se Surabaya Bersatu’.

FKNU dinilai telah melecehkan marwah PCNU Surabaya. Pasalnya menurut Forum MWCNU Se Surabaya itu merupakan gerakan politik untuk mendelegitimasi PCNU dan MWCNU di tengah Pilwali Surabaya dan suksesi NU.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  MA Gugat ke MK, Begini Komentar Pakar HTN Dr. Hufron, SH., MH
banner 1920x1080

“FKNU ini hanya teman-teman oknum dari MWCNU Sukomanunggal saja, selebihnya oknum diluar struktural NU. Terus terang kami sangat menyesalkan atas kejadian ini. Mereka melakukan aksi demo dan pemasangan spanduk berisi hujatan serta melecehkan pimpinan NU,” sesal H. Unsi Fauzi selaku Ketua MWCNU Wonokromo. Selasa (8/9/2020) malam.

Selain itu, H. Muhaimin Ali sebagai tim formatur Masjid Baiturrozaq Citraland yang saat itu menghadiri acara yang sudah beredar viral, FKNU telah memfitnah PCNU kota Surabaya tentang penyalahgunaan Kantor PCNU Surabaya sebagai Basecamp pemenangan salah satu calon Cawali kota Surabaya tahun 2020.

“Padahal terkait viralnya video kemarin itu agenda waktu lalu yang sebenarnya adalah penyerahan Masjid Baiturrozaq dari PT. Citraland kepada PCNU kota Surabaya. Kebetulan saja setelah acara selesai ada pengumuman rekomendasi cawali Surabaya dari PDIP,” bantah Muhaimin Ali yang juga MWCNU Lakarsantri.

Berita Menarik Lainnya:  Tingkatkan Ekonomi Negara, Kelompok Usaha Bakrie Sumbang Negara Rp 9 Trilyun Dari Minerba

“Di video yang viral itu dianggap nobar, ini tidak benar karena kami sebelumnya tidak ada rencana nonton bareng pengumuman rekomendasi cawali dari PDIP. Mengenai euforia, itu adalah hal yang lumrah karen yang terpilih merupakan kader dari NU, jadi yang melihat secara otomatis gembira,” imbuhnya.

Sementara Ketua MWCNU Wonokromo kembali menambahkan bahwa Forum MWCNU Se Surabaya Bersatu ini murni gerakan dari bawah karena tidak diterima pimpinannya, KH Mas Sulaiman Nur dan KH Muhibbin Zuhri dilecehkan.

Berita Menarik Lainnya:  Prihatin Siswa Difabel Dikeluarkan, Anggota DPRD Datangi Rumahnya

“Saat merasa orang tua kita dilecehkan, kami membuat forum MWCNU Bersatu, untuk mengklarifikasi berita-berita yang tidak benar. Langkah selanjutnya kami mendorong PCNU untuk memanggil terutama yang bersangkutan Ketua MWCNU Sukomanunggal supaya diberi sanksi tegas karena sudah menciderai marwah Jam’iyah NU,” katanya.

Sekali lagi, pihaknya menegaskan bahwa jika ada kader Nahdliyyin yang tidak faham, maka seharusnya mengutamakan cek ricek atau tradisi tabayyun (klarifikasi).

Foto: Surat pernyataan kesepakatan yang ditandatangani Forum MWCNU Se Surabaya Bersatu

“Intinya untuk PCNU Surabaya secara kelembagaan tidak ada dukung mendukung dalam salah satu calon Walikota Surabaya karena NU sudah kembali kepada Khittah. Oleh karena itu, marwah NU tidak boleh diciderai atau dirusak oleh siapapun,” pungkasnya.

Reporter : Ais

banner 600x310