Duet Cak Nun dan Khofifah Ngaji Kebangsaan

Cak Nun satu panggung bersama Gubernur Jawa Timur

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Duet kolaboratif Khofifah Indar Parawansa dengan Emha Ainun Najib atau Cak Nun, pecah jamaahnya. Ribuan jamaah Maiyah, ambyar pula di Halaman Tugu Pahlawan Surabaya, Jumat (23/9/2022) malam.

Kedatangan Cak Nun ini, dalam rangka rangkaian HUT emas (50 tahun,red) Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Tentu saja, ribuan alumni Unair serius nimbrung dengan sesi ngaji kebangsaan lewat teater Wali Raja Raja Wali.

IKA Unair diketuai Khofifah, sengaja menghadirkan Cak Nun, selaku inisiator teater yang disutradarai langsung oleh Jujuk Prabowo.

Berita Menarik Lainnya:  Perkuat Sinergi, Polres Bojonegoro Gelar Piramida

Khofifah, Ketua Umum IKA Unair, mengatakan, teater drama kolosal WaliRaja RajaWali ini merupakan drama budaya yang memberi perspektif kebangsaan dan kenegaraan.

Di dalam ada dinamika karakter masyarakat jadi tontonan sekaligus tuntunan dari budaya kebangsaan hari ini.

“Kita mendapatkan tontonan dan tuntunan yang menarik tentang kehidupan budaya, sejarah, dinamika kebangsaan maupun nasionalisme yang sangat mendalam. Lebih lebih kemasannya adalah teater yang disutradarai Jujuk Prabowo dan naskahnya dibuat langsung oleh tokoh sekaliber Cak Nun,” tegas Khofifah.

Di teater WaliRaja RajaWali ini menceritakan tentang dua sisi seorang pemimpin yang merupakan kompilasi pada sebuah titik temu.

Berita Menarik Lainnya:  MWCNU Omben Adakan Tahlil untuk KH.Ahmad Nawawi Abdul Jali

Sebutan wali, sangat identik dan dekat dengan sisi religiusitas dan spiritualitas.

Sedangkan, sebutan raja seringkali identik dikenal sebagai seorang yang memiliki kewenangan dan kemampuan manajerial skill yang mumpuni dalam memimpin.

“Melalui teater ini kita banyak menggali berbagai referensi budaya, nilai sejarah dan nasionalisme kebangsaan lewat keterpaduan antara karakter seorang Wali dan seorang Raja yang hanya ada di Indonesia,” sebutnya.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi tinggi Cak Nun yang istikamah menjalani hidup sebagai budayawan. Dia mampu pula menjawab dan memberi berbagai solusi dari setiap permasalahan budaya bangsa yang terjadi.

Terhadap Bang Bang Wetan dan seluruh para alumni Unair diharap terus menaburkan kebaikan, kedamaian, kebahagiaan kepada seluruh Indonesia dan du WAnia melalui banyak forum diskusi maupun ngaji kebangsaan seperti saat ini.

Berita Menarik Lainnya:  Penemuan Benda Kerajaan di Tanah Kuburan Segera Ditindaklanjuti Pemkab Jombang

“Saya berharap, semua yang hadir di sini bisa menularkan kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh Indonesia,” urainya.

Rektor Unair, Muh. Nasih melalui layar virtual mengatakan Ngaji Kebangsaan Cak Nun ini patut diapresiasi dan peran Cak Nun yang konsisten mengembangkan sejarah, budaya, kebangsaan serta membangun peradaban Indonesia dan dunia.

“Keberadaan para Almuni Unair dan Bang Bang Wetan memberikan energi dan semangat terbaik bagi Unair untuk terus berkontribusi memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *