33.000 Jamaah Haji Jatim Siap Diberangkatkan

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim Husnul Maram
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim Husnul Maram
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Ada 33.000 calon jamaah haji (CJH) di Jawa Timur, yang siap diberangkatkan. Namun sampai detik ini belum bisa dipastikan berapa calon jamaah haji (CJH) yang bakal berangkat.

Sampai sekarang pun Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur masih menunggu kuota dari Kerajaan Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim Husnul Maram mengatakan, Pemerintah Indonesia masih menunggu kuota dari Arab Saudi, selaku pengelola Haji di tanah suci.

“Pemerintah kita masih menunggu kuota jamaah haji tahun 1443 Hijriah atau tahun 2022 dari Pemerintah kerajaan Arab Saudi. Seluruh dunia juga menunggu sebenarnya, bukan hanya Indonesia saja,” aku Husnul Maram di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/4/2022).

Berita Menarik Lainnya:  4 Artis Ini Ikuti Majelis Taklim Sholawat

Menurut Husnul Maram, untuk penjelasan kuota dari Kerajaan Arab Saudi apabila sudah jelas, maka pengumuman resmi akan disampaikan Menteri Agama.

Kendati demikian, saat ini seluruh persiapan sudah selesai dilakukan. Termasuk pasporing yang ditempatkan di Asrama Haji.

Sampai saat ini jumlah CJH asal Jatim yang sudah melunasi 2 tahun lalu dan ada penundaan berangkat mencapai 33.000 orang.

“Tahun ini mereka berharap bisa berangkat semua,” jelasnya.

Kalau kuota yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia jumlahnya 100 persen seperti tahun 2021 kemarin, yakni 231.000, maka Jawa Timur akan memberangkatkan 35.000 jamaah.

Berita Menarik Lainnya:  Viral Pembongkaran Imaman Musala, Polisi Pastikan Bukan Terkait Pilkades

“Semua sudah siap. Untuk administrasi dan lain sebagainya sekitar 95 persen sudah siap,” ungkapnya.

Demikian pula untuk akomodasi, asrama haji dan lain sebagainya, semuanya sudah siap.Tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Kalau kuota yang diberikan untuk calon jamaah haji asal Jatim ternyata tidak sampai 100 persen, maka Kemenag Jatim sudah menyiapkan regulasinya. Namun, ia belum bersedia menyebutkan seperti apa regulasi itu..

“Kita tunggu saja dulu pengumuman resmi dari pemerintah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada kabar dari Kerajaan Arab Saudi untuk kuota jamaah Haji Tahun 1443 Hijriah atau Tahun 2022. Yang jelas regulasinya sudah kita siapkan,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ganjar Tertinggi Survei Calon Presiden 2024, Disusul Prabowo dan Risma

Terkait calon jamaah haji asal Bali dan NTT yang juga masuk Jatim, menurut Husnul Maram mereka tidak termasuk jumlah 33.000 jamaah asal Jatim.

“Untuk titipan dari NTT dan Bali nanti akan mengikuti embarkasi eksekutif, yakni embarkasi Surabaya. Tidak termasuk jamaah haji asal Jawa Timur,” tegasnya.

Husnul Maram mengatakan jumlah jamaah haji asal Jatim yang sudah antre puluhan tahun kini sudah mencapai 1.096.000 orang.

Angka itu 1/5-nya dari total jamaah seluruh Indonesia yakni 5.100.000 jamaah.

“Mereka ini berasal dari Sabang sampai Merauke. Berangkatnya ada yang 32 tahun lagi, ada yang 40 tahun lagi. Tapi untuk Jawa Timur, paling lama berangkat 32 tahun lagi,” tandasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280