Tak Terbukti Tabrak Pemotor, Sopir Truk asal Gempol Divonis Bebas

Rolland E Pottu S.H., M.H. Penasihat Hukum Terdakwa Laka Lantas Teguh Bagus Pribadi Supir Truk Asal Beji yang Divonis Bebas Oleh Majlis Hakim
Rolland E Pottu S.H., M.H. Penasihat Hukum Terdakwa Laka Lantas Teguh Bagus Pribadi Supir Truk Asal Beji yang Divonis Bebas Oleh Majlis Hakim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PASURUAN- Teguh Bagus Pribadi (39), terdakwa perkara kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Pasuruan, Jawa Timur divonis bebas. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil menyatakan terdakwa tidak terbukti dalam dakwaan I, II dan III.

“Mengadili, membebaskan terdakwa Teguh Bagus Pribadi dari semua dakwaan penuntut umum,” ucap Ketua Majelis Hakim PN Bangil Afif Januarsyah Saleh ketika membacakan amar putusan, Senin (28/3/2022).

Bacaan Lainnya

“Memerintahkan terdakwa segera dibebaskan dari tahanan setelah putusan ini diucapkan,” ujar Ketua majelis hakim didampingi dua anggota, Fitria Handayani Ginting dan Andi Bayu Mandala Putera Syadli.

Vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim bukan tanpa dasar. Dalam amar putusan majelis hakim menilai semua unsur-unsur pasal yang didakwakan penuntut umum kepada terdakwa Teguh Bagus Pribadi, tindak pidana perkara laka lantas, semuanya tidak terbukti.

Berita Menarik Lainnya:  Eskavasi Tahap II Dimulai, BPCB Jatim Target Tampakkan Denah 100 Persen di Situs Pandegong Jombang

Sesuai fakta hukum di persidangan, dari keterangan saksi, bukti dan petunjuk yang terungkap di persidangan bahwa terdakwa Teguh Bagus Pribadi, mengemudikan truk N 9583 UV muatan pasir melintas di Jalan Surabaya-Banyuwangi.

Memasuki wilayah Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ini, terdakwa belok kanan menuju ke Desa Pilangsari, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Saat belok di jalan tersebut, tiba-tiba pengendara Honda Vario Nopol W 4914 PL yang dikemudikan Ghoniatul Nafisah Isaji berboncengan dengan Lailatul Magfiroh menabrak dari belakang.

Pemotor itu terpental sehingga Lailatul Magfiroh meninggal dunia usai terlindas kendaraan lain yang melintas, bukan mobil terdakwa. Hal itu berdasarkan petunjuk CCTV.

Ads

“Dan dikuatkan dengan saksi dari polisi cepek yang berada di perlintasan itu,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Wartawan Bojonegoro Bersatu Bukber dan Santuni Anak Yatim Piatu

Selain itu, fakta mengungkap terdakwa tidak melanggar rambu-rambu jalan dan terdakwa sempat berhenti saat ada kejadian itu serta menanyakan kondisi korban.

Faktanya, terdakwa tidak melarikan diri saat kejadian, namun para saksi yang ada di lokasi menyampaikan jika korban tertabrak mobil dari arah berlawanan.

Majelis pun menilai, dari fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan semua unsur-unsur yang didakwakan kepada terdakwa baik sengaja maupun karena kealpaan sama sekali tidak terpenuhi.

Sehingga majelis berpendapat terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan kesatu, kedua dan ketiga penuntut umum.

Atas vonis bebas tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Pasuruan akan pikir-pikir melakukan upaya hukum. Beda dengan penasihat hukum terdakwa, Rolland E Pottu SH, MH, yang langsung menerima vonis tersebut.

“Kami menerima,” ucap pengacara dari Kantor PP & Patners ini.

Berita Menarik Lainnya:  Fakta Pria Selundupkan Sabu Dalam Cabai ke Lapas Jombang Rupanya Residivis Narkoba

Nilai Vonis Adil dan Sesuai Fakta Sidang

Rolland mengungkapkan, vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim terhadap kliennya dinilai sangat adil. Sebab, menurut dia, fakta hukumnya terdakwa bukan dalam kondisi sengaja, lalai maupun alpa.

“Dia membawa kendaraan truk sudah sesuai rambu-rambu saat berbelok persimpangan jalan, akan tetapi saksi dan korban yang kurang berhati-hati sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.

Namun, sambung dia, pihaknya tetap ikut berbela sungkawa atas meninggalnya korban. Tetapi terhadap proses persidangan yang pada hari ini sudah diputus bebas, pihaknya pada prinsipnya menerima dan sudah sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.

“Maupun materi pembelaan kami yang pada pokoknya terdakwa tidak bersalah. Sehingga orang yang tidak bersalah sudah seharusnya tidak dijatuhi hukuman penjara, namun harus dibebaskan,” ucapnya dengan didampingi Martin Tokan dan Mario Simanjutak, Penasihat Hukum lainnya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800