Satreskrim Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Mafia Tanah

Keterangan foto: Satreskrim Polrestabes Surabaya saat konferensi pers ungkap kasus mafia tanah.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kapolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, berhasil membongkar sindikat mafia tanah di Surabaya.

Dalam siaran pers nya, Kompol Edy Harwanto, Wakil Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya didampingi AKP Faqih, Senin, (22/11/2021), menjelaskan kronologi pengungkapan oleh anggota tersebut.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Oknum ASN di Bondowoso Tertangkap Tangan Bawa Sabu
banner 1920x1080

Berawal dari laporan 7 orang korban, yang melaporkan ES (55), Direktur Utama PT. Barokah Inti Utama, yang dirugikan karena merasa ditipu setelah membeli kavling tanah. Namun setelah dilakukan pembayaran lunas melalui transfer ke rekening terlapor EA, para korban tidak bisa menguasai tanahnya.

Karena tanah tersebut masih milik orang lain. Dari laporan tersebut tim Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus hingga akhirnya menangkap ES. Kini Dirut PT. BIU itu ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

Menurut Kompol Edy Harwanto, modus operandi tersangka tergolong berani. Menawarkan tanah kavling ke masyarakat.

Berita Menarik Lainnya:  Komplotan Maling Tepergok Polisi saat Dorong Motor Curian, Lari, Didor...

“Setelah pembeli melunasi pembayaran tanah kavling itu, ke rekening tersangka, pelapor tidak bisa menguasai tanah karena tanah milik orang lain,” bebernya.

“Sistemnya adalah cicilan sampai lunas dan ditransfer ke rekening tersangka,” imbuh Edy Harwanto.

Sedangkan jumlah tanah kavling yang telay dijual tersangka bervariasi, ada yang berdasarkan site plan sebanyak 223 kavling.

Asumsi harga satu kavling tanah tersebut seharga seratus juta dan terjual semua maka potensi kerugian sebesar Rp22,3 miliar.

“Dari keterangan 7 pelapor, total kerugian mereka di atas satu miliar lima ratus lima puluh tujuh juta tiga ratus tujuh puluh dua ribu rupiah,” imbuhya.

Berita Menarik Lainnya:  Sepesialis Pencuri Baju di Mall Diamankan Tim Resmob Polrestabes

Menurut Kompol Edy, anggota Satreskrim berhasil mengamankan barang bukti berupa komputer, banner, site plan, brosur, rekening koran dan beberapa bendel dokumen lainnya.

Selanjutnya, masih menurut Edy, pihaknya akan melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut, guna memberantas mafia tanah.

“Sementara ini tersangka dijerat pasal 376 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait