Satreskoba Polrestabes Surabaya Bekuk Pemuda Kasus Penyalahgunakan Narkotika

Surabaya, Beritabangsa.com -Satreskoba Polrestabes Surabaya, menggelar giat Pres Rilis kasus penyalahgunakan Narkotika jenis Sabu dan Extacy. Sekira pukul 14:15 Wib hari Senin (23/12/2019).

Tersangka yang di tangkap bernama Dwi Agus (23) tahun, pekerjaan swasta. Beralamat Bangal Mojokerto Jawa Timur.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kasat Narkoba Kompol Memo Ardian S.I.K S.H mengatakan pada awak media. Berawal Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah kamar kos di Jln. Pagerwojo Buduran Sidoarjo, tentang adanya penyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Berita Menarik Lainnya:  Nekat Tanam Ganja, Pemuda ini Masuk Bui

Selanjutnya, Anggota menindaklanjuti laporan tersebut, dengan penyelidikan oleh opsnal unit 2, pada hari Kamis (14/12/2019) kurang lebih pukul 07:00 Wib di sebuah kamar kos di Jln. Pagerwojo Buduran Sidoarjo.

“Telah mengamankan satu pemuda tersangka bernama Dwi saat dilakukan penggeledahan dan ditemukan tujuh plastik klip yang berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan ± 610gram dan dua plastik yang di duga berisi narkotika jenis Extacy dengan jumlah 329 butir,” ungkap Kompol Memo saat Rilis di depan gedung Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Lanjut, Kompol Memo mengatakan, Anggota juga menemukan barang bukti timbangan electrik, buku tabungan dan dua buah HP samsung semuanya ditemukan di dalam kursi warna ungu yang berada dalam kamar kos.

Berita Menarik Lainnya:  Awasi Kebocoran Anggaran Perumda, Gus Muhdlor Gandeng KAD Anti Korupsi

Tersangka Dwi mengaku di hadapan penyidik, Barang haram berupa sabu dan ectacy didapat dari sdri Fanny (DPO), pada hari senin (09/12/2019) sekira pukul 18:15 Wib dengan cara di ranjau di dalam kantong plastik warna hitam di depan Pom Bensin Jln. Arjuno Surabaya.

Tersangka Dwi mengatakan, hanya disuruh untuk mengirimkan atau mengantar sabu dan extacy kepada pembeli atas perintah sdri Fanny (DPO), dengan sistem ranjau.

“Keuntungan yang di dapatkan tersangka mendapatkan Upah Rp.1.500.000 sampai Rp.2.000.000 untuk sekali mengirim atau mengantar pada para Pembeli,” kata Tersangka Dwi.

Kompol Memo menjelaskan secara terpisah, Tersangka di kasih timah panas akibat melawan petugas saat mau ditangkap, Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Mapolrestabes Surabaya guna untuk penyelidikan lebih lanjut.

Berita Menarik Lainnya:  Warga Seruni II Melakukan Aksi Penolakan Pembangunan Gudang

“Atas perbuatan tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika jenis sabu,” pungkasnya. (HLL)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *