Simak Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2022, ASN Dilarang Bawa Mobnas

Gubernur Khofifah saat mengecek pembangunan ruas tol Gresik Legundi Krian
Gubernur Khofifah saat mengecek pembangunan ruas tol Gresik Legundi Krian
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Regulasi tahunan saat lebaran bagi aparatur sipil negara (ASN) terbit. Kali ini untuk ASN Provinsi Jatim mengacu Surat Edaran (SE) nomor: 2608 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022, termasuk larangan bawa mobil dinas (Mobnas) oleh Gubernur Jatim, Senin (18/4/2022).

SE itu menindaklanjuti kepastian cuti bersama 2022 yang telah diputuskan oleh pemerintah, dan diumumkan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor Rabu, 6 April 2022.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Selain itu, SE ini juga mengacu pada S
keputusan bersama Menag, Menaker dan Menpan RB Republik Indonesia nomor 963 tahun 2021, nomor 3 tahun 2021 dan nomor 4 tt
ahun 2021 tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2022.

Dalam aturan telah ditentukan pada lebaran 2022 ini, ditetapkan Cuti bersama Idul Fitri 2022, sejak 29 April 2022 hingga 4-6 Mei 2022.

Berita Menarik Lainnya:  Polsek Kedungdung Sampang Tolak Surat Izin Kegiatan Kerumunan

“Bagi ASN di lingkungan Pemprov Jatim, instansi, hingga swasta yang ada di Jatim. Selain itu, SE ini juga diterbitkan untuk memberikan efisiensi dan efektivitas hari kerja, memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama 2022,” ucap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Meski telah ditetapkan cuti bersama, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa untuk unit kerja yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat pusat maupun daerah yang mencakup kepentingan masyarakat luas diharapkan melakukan penyesuaian pengaturan kerja.

Seperti rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat, lembaga pelayanan telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, dan unit kerja, satuan organisasi, lembaga atau perusahaan lain yang sejenis.

“Rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan yang tugasnya memberikan pelayanan langsung ke masyarakat diharapkan tetap siaga. Di fasyankes terutama, kita pastikan tetap siaga, dan tetap bekerja sesuai dengan sistem yang telah ditentukan di masing-masing titik,” tegas Khofifah.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Bondowoso Siap Akomodir 758 Formasi PPPK Guru

Dengan begitu, masyarakat Jatim pun tidak perlu khawatir jika membutuhkan layanan kesehatan maupun layanan yang bersifat urgen, karena instansi yang dibutuhkan tetap standby dan bekerja sesuai aturan perundangan.

Sedangkan pelaksanaan Cuti Bersama bagi lembaga/instansi swasta sebagaimana disebutkan dalam SE tersebut dipersilahkan Gubernur Khofifah untuk diatur oleh pimpinan masing-masing.

Dilarang Bawa Mobil Dinas

Terhadap diperbolehkannya ASN mudik tahun ini Gubernur Khofifah menetapkan dengan tegas bahwa kendaraan mobil dinas (mobnas) dilarang digunakan mudik.

“Bagi ASN Pemprov Jawa Timur silahkan mudik tetapi dilarang menggunakan kendaraan dinas. Saya menugaskan kepada kepala inspektorat Pemprov Jatim untuk melakukan tugas penertiban dan pengawasan ini,” lanjutnya.

Khusus untuk memastikan agar fasyankes di Jatim tetap siaga dan bekerja selayaknya hari normal, Gubernur Khofifah telah meminta Dinkes Jatim untuk berkoordinasi dengan banyak pihak utamanya rumah sakit agar segera menyiapkan pola pelayanan menghadapi libur lebaran dan cuti bersama.

“Setiap rumah sakit kami harapkan punya pengaturan internal di Rumah Sakit selama libur lebaran dan cuti bersama. Sehingga di Rumah Sakit tetap standby dokter jaga maupun dokter cadangan. Tapi kalau untuk rumah sakit pendidikan saya rasa relatif aman karena dibantu oleh dokter PPDS,” urainya.

Berita Menarik Lainnya:  LPM Suramadu Tolak Perpres Miras

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga memesankan khusus untuk daerah-daerah yang berpotensi menjadi jujugan masyarakat di hari libur. Seperti kawasan Malang Raya (Kab Malang, Kota Malang dan Kota Batu), Khofifah berpesan agar di sana menjadi titik penekanan kewaspadaan.

“Layanan kesehatan di daerah daerah wisata harus diperkuat. Titik-titik area masyarakat harus disikapi dengan sigap dan antisipatif. Contoh antisipasi atas kejadian keracunan makanan, kecelakaan lalu lintas, pihak rumah sakit harus siap menerjunkan tim untuk membantu dan mengantisipasinya,” tambahnya.

Dengan penerbitan SE ini, Gubernur Khofifah memberikan pesan pada seluruh warga Jatim agar tetap waspada dan tidak lengah dalam menyambut lebaran Idul Fitri 2022.

Meski perkembangan kasus covid-19 terus melandai dan pemerintah telah membolehkan mudik, namun protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

banner 600x310

Pos terkait