Sekda Bondowoso Dukung Penutupan Tambang Pasir Ilegal

Bondowoso, Beritabangsa.com – Sekretaris Daerah Bondowoso, Syaifullah mengatakan, dirinya bersama Dandim dan Kapolres akan segera turun ke lokasi tambang pasir ilegal di Wilayah Kecamatan Maesan Bondowoso.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menutup tambang pasir yang beroperasi di Bondowoso, bukan hanya di Maesan, tapi di seluruh wilayah bondowoso yang tak memiliki ijin.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kami selaku penanggung jawab kegiatan ini, atas inisiatif Kapolres serta Dandim, demi menjaga lingkungan dan keseimbangan alam yang ada di Bondowoso, pertambangan ilegal harus ditutup, secepatnya kita akan turun untuk menangani kasus ini,” jelas sekda pada awak media. Rabu (4/3/2020)

Berita Menarik Lainnya:  Ajak Masyarakat Berfikir Positif, Sekda Bondowoso Hadiri Refleksi Setahun Bersama Khofifah-Emil

Lanjut Sekda, Atensi dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) melalui Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Jatim serta Kapolda Jatim sepakat untuk menutup pertambangan liar.

Untuk data-data pertambangan ilegal di Bondowoso masih kami cek kembali dimana aja lokasinya. Yang jelas paling banyak itu di daerah Kecamatan Maesan, Kelabang dan Prajekan,” papar Sekda.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Pakai Masker, Pengunjung Wisata Batu So'on Solor Di Sanksi Sosial

Pihaknya mengaku masih akan dirapatkan bersama Kapolres Bondowoso, Dandim dan dinas terkait untuk penutupan pertambangan ilegal yang ada di Bondowoso.

Karena untuk perizinan pendirian tambang itu ribet. Sebab, harus ada jaminan bahwasanya ketika akan didirikan pertambangan harus ada keseimbangan antara alam dan ekosistem agar tidak rusak,” jelasnya

Tentu ini tidak mudah dan informasi dari beberapa pertambangan sudah banyak yang terkena sanksi sampai ratusan juta kepada para penambang nakal,” tandasnya.

Dia juga menjelaskan, untuk di Bondowoso belum ada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), wilayah mana saja yang diperbolehkan untuk membuka pertambangan.

Berita Menarik Lainnya:  Kembali Berulah, Sekjend LARM-GAK: Walikota, Copot Kasatpol PP Surabaya!

Nanti kami akan mengatur RTRW soal pertambangan, selama ini belum ada. Tapi secara tehnis, nanti kami akan duduk bersama dandim, kapolres dan dinas tekhnis, kita luruskan nanti,” imbuhnya.

Syaifullah juga tidak segan-segan, jika ada yang menutup-nutupi terkait pertambangan ilegal yang ada di Bondowoso, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

Kami akan menindak tegas siapa saja yang terlibat, karena hal ini tidak bisa dibiarkan,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *