Pimred Berita Bangsa Prihatin Regulasi PSBB Kurang Dipahami Sebagian Oknum Polisi

Surabaya, Beritabangsa.com – Seperti yang dilansir bangsaonline kejadian kurang menyenangkan dialami salah satu wart Harian Bangsa, M Adnan. Pasalnya dirinya sempat tertahan petugas dibundaran Waru Sidoarjo, depan Cito Mall saat masuk ke Surabaya. Kamis (30/4/2020).

Sontak kejadian ini sangat memprihatinkan bagi banyak pihak, khususnya dikalangan jurnalis. Betapa tidak, menurut Pimred Beritabangsa.com, Atho’ Illah, regulasi PSBB yang dituangkan di Pergub-Perwali kurang dipahami oleh sebagian oknum aparat Kepolisian.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Layangkan Somasi ke Polda Jatim, Aktivis Perempuan Surabaya: PMII Jatim Ini Ngawur
banner 1920x1080

Sudah jelas bahwa dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 18 tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 16 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ada beberapa sektor yang dikecualikan. Di antaranya sektor komunikasi dan informasi atau media,” ungkapnya. Sabtu (2/5/2020)

Atho’ kembali menilai, secara global usaha keras dan kinerja aparat sudah baik. Namun, nampaknya regulasi baik dari Pergub dan Perwali PSBB itu belum tersosialisasi dengan baik dikalangan aparat sehingga mereka tidak tahu detailnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pergub Jatim No. 53/2020 Berlaku Denda Rp. 250.000 Bagi Tak Pakai Masker

Buktinya sektor-sektor yang dikecualikan seperti sektor komunikasi dan informasi, yakni para pekerja media atau wartawan belum dipahami oleh sebagian petugas. Padahal media juga punya andil besar dalam kasus Covid-19. Kalau tak ada kita, siapa yang menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Untuk itu, dirinya menegaskan, kejadian yang dialami Wartawan Harian Bangsa jangan sampai terulang kembali. Artinya, Jurnalis atau perusahaan media jangan sampai dikesampingkan oleh Pergub maupun aparat yang tidak mengerti tentang regulasi undang-undang atau yang sudah disahkan.

Berita Menarik Lainnya:  Kebijakan HET Migor Tak Dicabut, Mendag Lutfi: Siap Tindak Tegas Penyelewengan

Media termasuk kategori industri strategis, sesuai dengan Perwali yang diperbolehkan meliput selama PSBB. Meski wartawan luar kota pun diperbolehkan selama kepentingannya untuk bekerja (meliput), yang terpenting harus sesuai protokol kesehatan dan membawa ID Card jelas dari kantor medianya,” pungkasnya.

Reporter : Ais

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *