Kembali Berulah, Sekjend LARM-GAK: Walikota, Copot Kasatpol PP Surabaya!

Sekjend LARM-GAK
Baihaki Akbar, SH., MH., Sekjend LARM-GAK saat mendatangi Kantor Satpol PP Surabaya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Segudang ulah kriminal oknum Satpol PP Kota Surabaya mencemari institusi Pemerintah Kota Surabaya. Ada yang terlibat kasus perkosaan LC, hingga terlibat narkotika. Terakhir, oknum Satpol PP Kota Surabaya diduga terlibat penjualan barang sitaan tak sesuai prosedur.

Hal itu disampaikan Baihaki Akbar Sekretaris Jenderal LSM LARM-GAK dan Ormas HIPPMA.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Oknum Polisi di Sidoarjo Digerebek Polda Jatim saat Pesta Sabu
banner 1920x1080

“Kami rencana tanggal 8 Juni 2022 akan demo besar-besaran bersama puluhan komunitas di Surabaya di depan Kantor Satpol PP untuk tuntut keadilan,” tandasnya.

Baihaki, mendesak agar oknum yang menjual barang sitaan tak sesuai prosedur ditindak tegas.

“Harus diproses hukum dan ditangani serius karena sudah menimbulkan kerugian daerah,” tegasnya.

Lanjut Baihaki, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, dimitna tegas mencopot Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, karena dinilai gagal membina personelnya, terbukti banyak pelanggaran oknum Satpol PP.

Berita Menarik Lainnya:  Fatah Jasin Ideal Dampingi Baddrut Tamam Nahkodai Pamekasan

Kata Baihaki Akbar, Kasatpol PP Eddy Christijanto, bahkan menunjukkan sikap kurang baik kepada temannya, beberapa kali memblokir WA wartawan yang menanyakan dan konfirmasi soal itu.

Sekadar diketahui, beberapa waktu terakhir beredar kabar santer dari Julianto, perwakilan Komunitas Peduli Surabaya yang menuding ada penjualan barang sitaan di gudang Tanjungsari Baru 11-15 Surabaya oleh oknum Satpol PP Kota Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Kasus Jaksa Sodomi Pelajar di Hotel Jombang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

“Tak tanggung-tanggung, hasil penjualan barang sitaan itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” tandas Julianto.

Di lain pihak, beritabangsa.com, berusaha mengkonfirmasi Kasatpol PP Kota Surabaya Eddy Crhistijanto via WhatsApp namun tidak menjawab.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait