Penyebab Kematian Sudarsono Warga Sedati Gede Masih Misterius

Makam Almarhum Sudarsono Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati | Foto: Muhaimin
Makam Almarhum Sudarsono Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati | Foto: Muhaimin
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Kematian Sudarsono alias Mamad warga Sedati Gede, masih misterius. Penyebab kematiannya diduga kuat akibat pengeroyokan di area tempat hiburan di Kota Sedati, Sidoarjo, Agustus 2021 lalu.

Ads

Hingga saat ini belum ada yang dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian.

Bacaan Lainnya

Bahkan proses pengusutan untuk mencari penyebab kematian korban yang disebut – sebut dikeroyok di area tempat hiburan masih juga belum ada kejelasan.

Informasi yang didapat Beritabangsa.com, ada yang menginformasikan sebenarnya aparat kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku, namun entah apa sebab hingga kini belum ada tindaklanjut.

“Yaa Mas, sampai saat ini belum ada kejelasan penanganan kasus tersebut,” ujar sumber media ini, Kamis (23/12/2021).

Ia menjelaskan, meninggalnya Sudarsono sebenarnya terjadi saat masih adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dugaan kuat ada pengeroyokan karena indikasi ada motif dendam. Namun hal itu belum ditindaklanjuti. Dugaan kuat ada sejumlah pihak yang menginginkan kasus kematian Sudarsono diclose atau ditutup.

“Informasi yang saya dengar, keluarga korban mendapatkan santunan dari keluarga pelaku. Entah itu benar atau tidak (damai, Red). Tapi kenapa kasus pengeroyokan yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang ditempuh lewat jalur damai,” ujarnya, heran.

Sumber ini menambahkan, korban diduga pernah punya masalah kasus dan mendapatkan hukuman kurungan atau penjara.

“Dugaan kuat, pelaku pengeroyokan masih ada hubungannya sama orang yang pernah bermasalah dengan Sudarsono (korban). Banyak teman korban menduga pelakunya adalah warga Kecamatan sebelah,” imbuhnya.

Sementara itu AKP Agnis Juwita Manurung, sewaktu kejadian menjabat sebagai Kapolsek Sedati.

Saat dikonfirmasi via WhatsApp hanya dibaca saja. Namun sayang tidak memberikan balasan.

Ketika online dikonfirmasi dengan cara telepon, meski bernada dering tidak diangkat.

Secara terpisah, Kasubag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono, saat dihubungi via WhatsApp soal kasus itu menjawab singkat.

Dia mengatakan masih meminta waktu untuk menjelaskan kepada wartawan.

“Mohon waktu ya Mas,” jawabnya singkat.

Pos terkait

banner 768x1152