Penghina NU Bertemu Ketua PCNU Bondowoso

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Penghina NU diakun facebook pribadinya Abdurr Q, bertemu dengan Ketua PCNU Kabupaten Bondowoso, KH. Qodir Syam, di Mapolres setempat, Senin (4/5/2020).

Pertemuan tersebut berlangsung tertutup itu, juga turut dihadiri oleh keluarga tersangka dan sejumlah perwakilan Banom NU wilayah setempat dengan disaksikan oleh pihak kepolisian.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tak Patut Dicontoh! Polres Bondowoso Sita Belasan Kilogram Bubuk Mercon
banner 1920x1080

KH. Qodir Syam selaku Ketua PCNU Bondowoso menerangkan, tersangka tampaknya merasa bersalah karena memposting penghinaan itu, dan sepertinya akan menarik hal tersebut sebagai bentuk permintaan maaf.

Kalau itu kemudian dikoreksi lagi, bahwa pernyataannya itu adalah pernyataan yang salah. Saya kira sudah selesai,” urainya.

Ditanya perihal pencabutan laporan, kata Pimpinan Ponpes Darul Falah, Cermee itu, bahwa tersangka perlu memenuhi kesanggupan untuk mengklarifikasi bahwa pernyataan yang disampaikan tak benar.

Dalam pertemuan itu pun, kata KH. Qodir, tersangka sanggup untuk menarik postingan tersebut. Sekaligus, melakukan klarifikasi atas pernyataan itu dengan memposting di media yang sama.

Berita Menarik Lainnya:  GNPK-RI Pasuruan Soroti Dugaan Pengadaan Masker

Kesanggupan itu kalau sudah bisa dilaksanakan saya kira berarti sudah tidak ada masalah,” ungkapnya.

Ia pun menerangkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran kepada semua pihak.

Kalau di NU dianggap ada sesuatu yang salah, ya silahkan saja datang ke NU. Jangan di media. Karena menyalahkan orang di media itu kan fitnah  belum ada kejelasan,” urainya.

Sementara itu, Andiyono, Ketua LTN-NU Bondowoso yang turut melaporkan tersangka, mengaku, dari dinamika yang terjadi, mulai dari informasi mental atau psikologis tersangka itu perlu pengujian lagi.

Berita Menarik Lainnya:  Nekat Tanam Ganja, Pemuda ini Masuk Bui

Akan tetapi, jika tersangka meminta maaf, pihaknya mengharap agar itu dilakukan dari hati, kesadaran diri. Bukan hanya, apologic akal saja.

Ini kan lembaga ya, maka ini (Red: pencabutan laporan) tidak kemudian menjadi kewenangan kami saja. Kami tetap dari tiga institusi di NU akan tetap berkonsultasi pada kiai-kiai di NU ini,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait