Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2019 dan Pemusnahan Barang Bukti

Surabaya, Beritabangsa.com – Seluruh jajaran Kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menggelar Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2019 dan Pemusnahan barang bukti yang diselenggarakan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis pagi (19/12/2019).

Apel gelar pasukan ini berlangsung secara khidmat,  dan merupakan momentum penting untuk meninjau ke siap siagaan personel dan melakukan pengecekan.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan, sarana dan prasarana pengamanan, serta guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan pergantian Tahun Baru 2020.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Kasus Tawuran Antar Geng

“Sebagaimana kita ketahui, Apel gelar pasukan ini untuk memantau dan pengamanan situasi menjelang perayaan natal dan pergantian tahun baru, ini merupakan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Serta diiringi pula dengan hari libur nasional,” katanya.

Kapolres menghimbau, bahwa realitas ini memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Seperti terjadinya peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, mobilitas roda transportasi, dan serta peningkatan demand terhadap kebutuhan pokok khususnya bahan pangan.

Berita Menarik Lainnya:  Pasca Apel Opskas Semeru 2022, Kapolres Bondowoso Bagikan Masker

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sangat mengucapkan terima kasih kepada seluruh Personel Polri, Jajaran TNI, Tim Anti Bandit serta Dinas Perhubungan (DISHUB) dan para PJU Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Selama ini bekerja dengan bersungguh-sungguh dalam memelihara stabilitas kantibmas dengan kondusif di seluruh wilayah Polres Tanjung Perak Surabaya,” tuturnya.

Setelah usai dilaksanakan gelar upacara Operasi Lilin 2019 dan pengamanan Natal dan Tahun Baru, acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti dari penyakit masyarakat (Pekat) yang hasil pelaksanaan Operasi selama dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

Dengan pemusnahan barang bukti berupa ribuan botol miras, serta pemusnahan minuman Jamu yang tidak layak jual. Dan pemusnahan BB jenis miras dalam rangka cipta kondisi operasi itu, diamankan dari hasil kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Berita Menarik Lainnya:  Kadung Sebar Undangan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Batasi Wartawan Peliputan HUT Polwan 72

“Hasil barang bukti ini dimusnakan dari hasil kegiatan pengamanan cipta kondisi, serta informasi dari masyarakat dan kerjasama atas kesadaran masyarakat yang sangat tinggi tentang bahayanya miras. Juga peran aktif Polri dalam melakukan penyuluhan ke wilayah-wilayah yang melibatkan seluruh stakholder dan komitmen bersama dalam pencegahan peredaran miras di lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (HLL)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *