Tercium Polisi Hendak Bentrok Antar Pesilat Pemuda Dikerangkeng

Ilustrasi
Ilustrasi
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM– JOMBANG- Apes dialami Ridwan, 24 tahun, asal Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang ini. Pemuda ini hendak berangkat tawuran, kecium Polisi dan diringkus.

Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang, meringkusnya saat membawa pedang alat untuk aksi tawuran, Kamis (3/2/2022) dini hari. Dia diringkus polisi di Jalan Wahab Chasbullah, Desa Tambakrejo, Kabupaten Jombang.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  7 Pelaku Judi Online Domino High dan Togel Diringkus Polres Bondowoso
banner 1920x1080

“Setelah diperiksa, ditemukan dua alat bukti cukup, akhirnya yang bersangkutan ditetapkan jadi tersangka dan ditahan,” kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan, Kamis (3/2/2022) siang.

AKP Teguh menjelaskan, pengungkapan kasus tindak pidana membawa sajam tersebut dari informasi masyarakat sekitar tempat kejadian perkara pada Kamis (3/2/2022) dini hari jam 00.00 Wib.

Informasi itu me menyatakan di depan SPBU Tambakrejo terdapat segerombolan pemuda dari salah satu perguruan silat yang akan tawuran dan membuat onar.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Asahan Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis KPT Medan Cup IV 2022

“Kami langsung merespon dan menindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan Anggota Resmob ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata AKP Teguh Setiawan.

Setiba di lokasi, didapati banyak pemuda bergerombol diduga hendak bentrok dengan kelompok lain. Sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas, anggota Resmob menggeledah para pemuda di lokasi.

Saat digeledah itulah di balik baju pemuda kedapatan membawa sebilah pedang terselip di pinggang. Pemuda lainnya melarikan diri.

Berita Menarik Lainnya:  Ternyata Ada Dua Korban Perampokan Berkedok Tukang Servis TV di Jember

“Tersangka Ridwan tertangkap tangan membawa sebilah pedang yang diselipkan di pinggang ditutupi jaket yang akan dipakai untuk tawuran antar perguruan silat,” jelasnya.

Kasat Reskrim melanjutkan, Tersangka Ridwan beserta barang bukti berupa sebilah pedang dan satu potong kaos kemudian dibawa ke Mapolres Jombang guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tersangka Ridwan dijerat dengan pasal 2, ayat 1 Undang-undang Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa izin,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait