Tawuran Antar Geng, Pemuda Genting Diringkus Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Tawuran Antar Geng, Pemuda Genting Diringkus Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto dan Kasat Reskrim, AKP Arif Riski Wicaksono (kaos merah) saat Press conference
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Tawuran antar geng memakan korban. Tidak terima kelompoknya kalah tawuran seorang pemuda asal Genting, Surabaya, nekat membacok ER (16) lawannya hingga luka serius di tangan sebelah kanan.

Peristiwa ini terjadi lantaran pelaku, inisial FF (19) mendengar kabar telah terjadi tawuran antara pemuda daerah Tambak Asri GG 25 Surabaya dengan pemuda Tambak Asri Binakarya.

Bacaan Lainnya

Tanpa basa-basi FF mengambil golok yang ia simpan di almari kamarnya.

Pelaku FF juga mendapat laporan, pihak musuh juga ada yang membawa senjatam tajam. Sesampainya di lokasi kejadian di Jalan Tambak Asri nomor 190, FF bergabung dengan teman-temannya.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Terpengaruh Isu Mogok, Pengrajin Tahu di Probolinggo Tetap Produksi

Aksi saling lempar pun terjadi di depan sebuah rumah antara kedua kelompok pada pukul 03.00 WIB, yang berakhir pada pembacokan oleh FF kepada ER (16), warga Tambak Asri Gading, Surabaya.

< div style="font-size:10px;text-align:center;color:#000000;">Ads
Ads

Akibat pembacokan ini, ER menderita luka cukup dan segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan FF melarikan diri ke Jalan Genting Tambak Dalam 1 nomor 39 RT 01 RW 02, Kelurahan Genting Kalianak, Surabaya.

“Pada pagi harinya, FF berangkat ke Sidoarjo dan bersembunyi di rumah Ibu tirinya,” papar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto, pada Beritabangsa.com.

Menurut Anton, saat Press conference di depan Mapolres Pelabuhan Tanjung, Selasa (05/04/2022) pagi, Tim Jatanras kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan dengan didukung saksi, akhirnya berhasil menangkap pelaku dan langsung membawanya ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk penyelidikan lebih lanjut.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Malang Pastikan Jalan Tol Kota Malang - Kepanjen Segera Dikerjakan

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah, 1 bilah golok, panjang 35 sentimeter milik pelaku, 1 buah jaket warna merk Totoluy, 1 buah kemeja warna hijau dan celana jeans warna biru milik korban.

Pelaku, lanjut Anton, dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP, dengan ancaman kurungan 5 tahun dan pasal 80 Undang – undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800