Satreskrim Polres Perak Ringkus 2 Maling Motor

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan (dua dari kanan) dan AKP Arif Rizki Wicaksono (Baju Putih) saat Press conference
Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan (dua dari kanan) dan AKP Arif Rizki Wicaksono (Baju Putih) saat Press conference
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Asemrowo, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak berhasil meringkus maling motor di Jalan Asem 4/16C, Surabaya pada Kamis (24/03/2022).

Ads

Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arif Rizki Wicaksono saat Press conference di halaman Mapolres pada Senin (04/04/2022) membeber hasil ungkap.

Bacaan Lainnya

Didampingi Kepala Kepolisian Sektor Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan dan Humas, Ipda Suroto, Arif menjelaskan kronologi penangkapan pelaku tersebut.

Kedua orang pelaku yakni S (31) laki-laki pengangguran asal Dusun Banyu Benih, Galis Bangkalan, Madura dan RA (20), seorang penjual sayur asal Dusun Bandungan, Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura.

Keduanya ditangkap di Galis, berdasarkan informasi dari warga setempat dan CCTV yang ada di area tersebut. Setelah mengantongi ciri-ciri tersangka, kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi, pelaku berada di Bangkalan, mereka berhasil diringkus Jumat (25/03/2022) pukul 18.30 WIB.

“Kedua tersangka berhasil kami amankan saat sedang duduk di depan Rmrumah temannya,” jelas Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan.

Selanjutnya, masih menurut Hari, kedua tersangka dibawa ke Polsek Asemrowo Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari tangan tersangka, Arif melanjutkan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa,1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nopol L 6447 FW, 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 tanpa plat nomor, 1 lembar STNK sepeda motor Honda Vario nopol L 4385 WI, 2 buah plat nomor nopol L 4385 WI, 2 buah ujung obeng kunci T dan 1 unit HP merek Vivo.

Kedua pelaku terjerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (Curat), dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Pos terkait

banner 768x1152