Korupsi Dana Bosda, Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Ditahan Kejari

Kejari
Diduga korupsi dana Bosda, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo menahan 4 orang tersangka yang terdiri dari Pegawai Disdikbud dan Rekanan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Diduga terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan peningkatan mutu dan akses pendidikan serta kegiatan belanja barang dan jasa Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) 2020, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo MM, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

MM tak sendiri, ia ditahan dengan pejabat lainnya, yakni Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) ; AB , Kabid Pendidikan Dasar, BWR serta Direktur CV Mitra Widyatama, ED selaku rekanan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  PP Asahan Bagi 1000 Takjil Bersama Yahya Panjaitan Baleg 2024
banner 800x800

Keempat tersangka diduga terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan peningkatan mutu dan akses pendidikan serta kegiatan belanja barang dan jasa Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) 2020.

Ads

Pada awak media, Kepala Kejari Kota Probolinggo, Hartono mengatakan keempat tersangka ditahan karena telah mengantongi cukup bukti dalam dugaan korupsi pengadaan LKS dan modul 2020.

“Pada keempatnya, sudah dilakukan pemeriksaan beberapa kali dan sudah ditetapkan tersangka. Penyimpangan yang dilakukan terkait perjanjian kontrak, penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP) serta pembuatan berkas administrasi fiktif,” jelas Kepala Kejari Kota Probolinggo, Hartono, Senin (30/5/2022).

Ads

Dalam kasus ini, Kejari Kota Probolinggo juga menyita barang bukti serta memeriksa 70 orang saksi diantaranya beberapa kepala sekolah.

Berita Menarik Lainnya:  6 Desa di Malang Tidak Usulkan Program di Musrendes 2023

Atas perbuatan yang dilakukan oleh empat orang tersangka ini, negara mengalami kerugian mencapai Rp 974.915.919.

Mereka, dijerat dengan pasal 2 ayat 1, juncto asal 18 UU nomor 31 tahun 1999, sebagai mana telah diubah dan ditambah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1, KUHP, subsider pasal 3 juncto pasal 18 UU tahun 1999 sebagai mana telah diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Kini, keempat tersangka setelah menjalani pemeriksaan sekitar 7 jam mereka langsung bawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo untuk dilakukan penahanan.

Berita Menarik Lainnya:  Bendung Omicron, PDI Perjuangan Kota Probolinggo Gelar Vaksin Booster

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait