Diiming-imingi Uang Jajan, Gadis Tunarungu di Surabaya Diipik-ipik Tetangga

HS
(kiri) Surat Laporan Polisi (kanan) Pelaku HS
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Seorang pria paruh baya berinisial HS, 45 tahun, warga Jalan Rangkah Rejo Lebar, Kecamatan Tambaksari Surabaya, dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) ke Kepolisian Resort Besar Surabaya, karena diduga mencabuli gadis tunarungu berinisial PR, 14 tahun, tetangga sendiri.

Modus pelaku dengan cara mengiming-imingi uang dan jajan kepada korban.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Curanmor Marak, Polisi Kenjeran Tangkapi Pelaku Satu Persatu
banner 1920x1080

Kejadian ini terungkap setelah ibu korban AS, 32 tahun, terbangun dari tidur pukul 00.00 WIB, dan curiga karena putrinya tidak biasanya tidak ada di sebelahnya.

Ibu korban lalu mencari keberadaan putrinya di sekitar kampung tempat tinggalnya, Rabu (15/6/2022) dini hari.

Pada pukul 03,00 WIB, dia melihat putrinya keluar dari salah satu rumah tetangganya.

Selanjutnya, ibu korban mendekati korban, sempat memarahi anaknya karena keluar rumah tanpa pamit saat malam hari.

Berita Menarik Lainnya:  SMPN 5 Sidoarjo Dibobol Maling, Kerugian Puluhan Juta

Dengan bahasa isyarat korban menceritakan ke ibunya baru saja dicabuli oleh HS yang tak lain tetangganya sendiri.

Tidak terima putrinya diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku, ibu korban diantar bibinya KRL, 34 tahun, langsung melaporkan kejadian itu ke polisi, nomor laporan TBL/B/695/VI/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Polisi Wardi Waluyo, membenarkan, ada seorang ibu melaporkan tetangganya yang diduga melakukan pencabulan kepada anaknya.

“Iya benar ada laporan masuk. Kini anggota kami masih lakukan penyelidikan,” ungkap Wardi Waluyo, kepada beritabangsa.com, Kamis (24/6/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Dessy Terjerat Bisnis Sanjipak Catut PT Ajinomoto, Raup Ratusan Juta

“Hari ini, kami akan memeriksa lebih lanjut terhadap korban dan saksi sambil menunggu hasil visum. Informasinya, pelaku melarikan diri setelah tahu dirinya dilaporkan ke polisi,” ujarnya

Dari pengakuan bibi korban, kata dia, sepupunya dipanggil oleh pelaku untuk masuk ke dalam rumahnya, diiming-imingi uang dan jajan kemudian dicabuli.

“Korban dibujuk dengan diberi uang dan mau dibelikan jajan Sehingga korban nurut saat di ajak masuk ke rumahnya,” ungkapnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait