Curwan Marak, Polisi Siap Tembak Pelakunya

Kapolres Lumajang saat rilis didampingi Kasat Reskrim, Kasubag Humas dan Kanit Pidum Satrekrim Polres Lumajang
Kapolres Lumajang saat rilis didampingi Kasat Reskrim, Kasubag Humas dan Kanit Pidum Satrekrim Polres Lumajang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Aksi pencurian hewan (Curwan) yang marak mencabik 4 Kota Lumajang ini, Kepolisian mengancam bakal menembak di tempat bagi pelaku.

Hal ini disampaikan Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, saat pers rilis, di halaman Mapolres Lumajang, Sabtu (9/4/2022) pagi tadi.

Bacaan Lainnya

“Ini dilakukan agar bisa memberi rasa aman bagi masyarakat yang sudah kehilangan hewan ternaknya,” katanya.

Kata Kapolres Lumajang, mengambil tindakan tegas dan terukur menghadapi pelaku kejahatan Curwan ini, juga berlaku tindakan tembak di tempat harus terukur jika pelaku tetap melakukan perlawanan yang bisa berakibat membahayakan keselamatan masyarakat ataupun keselamatan petugas kepolisian.

Berita Menarik Lainnya:  Mutiara Rindang Gelar Audiensi dengan Dispendikbud Sidoarjo

“Namun demikian, harus sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan misi hanya untuk melumpuhkan saja,” tambah pria kelahiran Kupang, NTT ini.

Yang jelas dalam menghadapi para pelaku kriminal yang nekad, kata AKBP Dewa Putu, aparat kepolisian mesti meningkatkan profesionalismenya, agar semakin profesional dan terlatih termasuk kemampuan menembak pelaku kejahatan sesuai SOP.

Ads

“Itu hanya berlaku terhadap para pelaku kejahatan yang kerap melawan aparat kepolisian di lapangan dengan menggunakan senjata tajam atau senjata api yang dapat membahayakan jiwanya,” imbuhnya lagi.

Terkait kejahatan Curwan akhir-akhir ini, kepolisian telah berhasil menangkap seseorang diduga pelaku, yang sebelumnya ditangkap oleh warga Kecamatan Padang.

“Diduga pelaku Curwan ini tertangkap hanya satu, dari warga Desa Kalisemut, Kecamatan Padang,” ungkap mantan Kapolres Madiun ini.

Berita Menarik Lainnya:  Sepesialis Pencuri Baju di Mall Diamankan Tim Resmob Polrestabes

Pelaku ditangkap atas pencurian hewan ternak sapi dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Babakan, Kecamatan Padang.

“Terduga pelaku ini adalah sebagai penunjuk jalannya, bersama 3 orang terduga pelaku lainnya yang masih buron, namun sudah diketahui keberadaannya. Dan pasal yang dikenakan adalah 363 KUHP atas Curwan dan UU Darurat karena kepemilikan senjata tajam (Sajam),” bebernya.

Pemetaan sudah dilakukan pihak kepolisian, dan sudah diketahui beberapa kelompok spesialis hewan. 2 orang yang diduga tersangka sudah di petakan keberadaannya. Penadah ternak curian ini juga akan dikembangkan, agar tidak membeli hewan curian.

“Kasihan pemilik ternaknya, nanti kita himbau kepada penadahnya agar tidak membeli ternak curian,” ujarnya lagi.

Berita Menarik Lainnya:  Angka Kekerasan Terhadap Anak di Probolinggo Masih Tinggi

Sebelum melakukan aksinya, para pelaku mengkonsumsi sabu terlebih dahulu. Dan hasil dari penjualan ternak akan dibelikan sabu kembali.

“Jangan mencuri lagi, mari bekerja sesuai dengan bakat kita, dan carilah pekerjaan yang halal,” imbaunya.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800