Berkedok akan Mondok, Warga Asal Gresik Gondol Motor dan HP Pengasuh Ponpes

Alaikal Jamal warga Jalan Kyai Sahlan Gresik pelaku pencurian
Alaikal Jamal warga Jalan Kyai Sahlan Gresik pelaku pencurian
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PONOROGO – Niat mondok atau belajar di Pondok Pesantren diduga jadi kedok untuk memuluskan aksi jahatnya. Karuan saja, Alaikal Jamal, beralamat KTP di Jalan Kiai Sahlan RT 25 RW 17, Desa/Kelurahan Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik membawa kabur motor dan HP pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Hikmatul Qur’an (SMK Brawijaya) Ponorogo.

Pengasuh Ponpes Hikmatul Quran, Mustaqim Azis, melaporkan kasus itu kepada pihak berwajib.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Saya laporkan terduga pelaku itu ke pihak Polisi Jumat (13/5/2022) malam lalu,” ungkapnya kepada media ini via chat WhatsApp, Kamis (19/5/2022) sore.

Menurut Azis, pihaknya dan 2 orang korban sudah maksimal bersama tim Ponpes memburu terduga pelaku sampai ke Surabaya. Namun sampai saat ini, belum ditemukan.

Berita Menarik Lainnya:  Puan Penuhi Kriteria Pemimpin, Ditempa Sejarah dan Waktu Sejak Remaja

Yang mengagetkan, bahwa Tim Ponpes yang mengecek alamat KTP pelaku bahwa Alaikal Jamal sudah lama tidak pulang.

“Bahkan tidak ada keluarga dekat di sekitar alamat ini. Bahkan pelaku juga buron Polres Gresik dan Polres Malang karena kasus pembobolan rumah,” jelas Azis.

Mustaqim Aziz lantas menceritakan ikhwal muasal pelaku datang ke pesantren. Pelaksanaan memanfaatkan situasi pesantren & kelengahan pengurus untuk beraksi jahat.

Ads

Korban bernama Fuad dan Bagas, adalah pengurus yang biasa mengurus tamu.
Keduanya kehilangan sepeda motor N-Max 2019, warna hitam, nomor polisi AE 6083 WU dan HP Redmi 9A kode IMEI1 : 880597051148581, juga HP Redmi X4 kode IMEI : 86474403801732.

Ceritanya, korban Fuad, bicara via inbox FB & WA menjawab persyaratan mendaftar calon santri Ponpes Hikmatul Quran. Pelaku pun beberapa hari kemudian datang ke pesantren.

Berita Menarik Lainnya:  Siang Bolong Gondol Motor Dekat Mapolresta Sidoarjo

“Terduga tiba di Pesantren Jumat (13/5/2022) pukul 19.30 WIB. Usai ngobrol dengan pengurus, dia minta tolong diantarkan ke toko buat beli rokok & sabun. Karena saya tidak bawa motor saya meminjam motor milik Bagas,” terang Fuad.

Saat di toko pelaku dan Fuad kembali ke pondok, dan mengembalikan kunci motor ke Bagas.

“Jarak 5 menit kemudian terduga kembali minta tolong saya untuk mengantarkan ke ATM,” imbuhnya.

Dan saat Fuad ke kamar Bagas untuk meminjam motor lagi, terduga mencuri 2 HP di kantor pondok yang sedang kosong.

Sebelum sampai ke ATM BNI di Jalan Sultan Agung (samping kiri masjid NU), mampir ke Indomaret beli minuman.

Berita Menarik Lainnya:  Tega, Pelajar di Waru Perkosa Wanita Berusia 50 Tahun

Di sini tanpa sadar Fuad, menyerahkan kunci motor kepada pelaku yang katanya mau ke ATM sebentar.

Sesaat kemudian setelah keluar dari Indomaret pelaku dan motornya sudah tidak ada alias raib.

“Saat dihubungi nomor HP saya diblokir,” ujar Fuad.

Untuk itu, Mustaqim Aziz memohon kepada masyarakat dan berbagai pihak, untuk memberikan informasi kepada Polisi jika menemukan terduga atau barang bukti motor sesuai foto terlampir.

Mohon sebarkan informasi ini, agar tidak memakan korban lagi baik Ponpes atau masyarakat umum.

Bagi yang ada informasi bisa menghubungi WA di bawah ini:
– 0858-1766-2659 atau klik link wa.me/6285817662659
– 0852-0492-1857 atau klik link wa.me/6285204921857
– 0852-3520-5999 atau klik link wa.me/6285235205999

“Insya Allah kami siapkan tanda terimakasih bagi yang menemukan pelaku/barang bukti,” sergah Bagas, pemilik motor dan HP.

Pos terkait