Kasus Kuras Duit Pakai ATM Korban, Reskrim Polres Kota Pasuruan Terapkan RJ

Korban
Pelaku AM (38) saat berpamitan pulang dari Polres Pasuruan setelah dimaafkan oleh Korban NJ (55)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM– PASURUAN- Keadilan restoratif atau Restorative Justice, adalah pendekatan penanganan kasus hukum yang menitik-beratkan terciptanya keadilan dan keseimbangan pelaku dan korban ini ditempuh Sat Reskrim Polres Kota Pasuruan.

Salah satunya kasus illegal acces. Ditempuhnya Restorative Justice kasus ini, pelaku yang seorang petugas kebersihan dicapai usai proses dialog dan mediasi di luar pengadilan, di mana korban NJ (55) memaafkan perbuatan pelaku AM (38).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Polres Probolinggo Kota Kawal Penyaluran Ratusan PKL dan Nelayan
banner 1920x1080

Kapolres Kota Pasuruan AKBP RM Jauhari melalui Kasat Reskrim AKP Bima Sakti menerangkan bahwa Polres Kota Pasuruan memfasilitasi tempat untuk memediasi kedua belah pihak guna menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan kekeluargaan.

“Adapun dasar hukum restorative justice diatur dalam Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021, dengan catatan pelaku tidak akan mengulanginya lagi perbuatan serupa di kemudian hari. Kasusnya sudah ditutup melalui restorative justice surat perdamaian dan pencabutan laporan juga sudah dibuat, pelaku juga bersedia mengganti kerugian serta tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” ungkap AKP Bima Sakti, Kamis (21/7/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Warga Petemon Heboh, Ada Mayat di Kamar Kos

Sebelumnya, pelaku, warga Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mencuri uang dengan ATM milik korban warga Jalan Anjasmoro Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Pelaku kemudian ditangkap Tim Resmob Suropati dan Unit Tipidter, dipimpin Iptu Hajir. Pelaku pun dijerat pasal 362 KUHP akibat melakukan ilegal acces pencurian uang memakai kartu ATM milik orang lain.

Penarikan uang di mesin ATM memakai kartu milik korban, yang didapat saat memilah sampah di TPA Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan.

Berita Menarik Lainnya:  Cara Ini Dilakukan Kapolri Gerakkan Vaksinasi Serentak se Indonesia

Korban tahu uangnya diambil di ATM melalui M-banking. Ada informasi penarikan dana sejumlah Rp28.500.000.

Korban pun melaporkan kejadian itu dawn didapati pelakunya seorang petugas kebersihan.

Dalam kasus itu, pelaku melanggar pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sejak diamankan dari rumah pelaku sebulan dan diamankan di Rumah Tahanan Mapolres Kota Pasuruan.

Namun dengan disepakatinya penyelesaian dengan keadilan restoratif, maka pelaku AM kini telah dibebaskan dari penahanan Sat Reskrim Polresta Pasuruan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait