Kasus Kaburnya Tahanan di Polsek Balong Bendo Di-SP3-kan

SP3
Surat SP3 yang dikeluarkan Polsek Balongbendo
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO- Polisi Sektor (Polsek) Balongbendo mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus dugaan pengeroyokan pasal 170 KUHP, yang mana tahanan sempat kabur di Mapolsek Balongbendo beberapa bulan lalu.

SP3 ini dituangkan dalam surat nomor : SPPP/58/III/2022/Reskrim yang ditandatangani Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo, 21 Maret 2022.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Dalam surat tersebut memerintahkan kepada penyidik untuk menghentikan penyidikan terhadap perkara laporan polisi No: LP.A/58/XI/2021/Jatim/RES SDA/SEK. Balongbendo.
tanggal 28 November 2021 tentang di muka umum bersama- sama melakukan kekerasan terhadap barang sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 ayat 1 KUHP karena tidak cukup alat bukti (Petunjuk P-19 dari Jaksa Penuntut Umum) unsur di muka umum dalam pasal 170 KUHP adalah dilakukan di tempat yang bukan tersembunyi dan orang umum atau publik dapat mengakses tempat tersebut.

Ads

Sehingga penyidik berdasarkan di Tempat Kejadian Perkara ( TKP) tidak bisa melengkapi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum.

Berita Menarik Lainnya:  PD GIAN Surabaya & Ubhara akan Labeli Kampung Tertinggi Kasus Narkoba dengan Label Zona Merah

Kedua, melaksanakan perintah ini dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasilnya. Ketiga, memberitahukan penghentian penyidikan kepada pihak terkait.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak memberikan jawaban meski pesan yang dikirim sudah kelihatan centang dua berwana biru (pertanda sudah dilihat dan dibaca)

Di kesempatan yang sama Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono ketika dihubungi, malah meminta wartawan konfirmasi ke Kasat Reskrim atau Kapolsek Balongbendo.

“Mas berkenan bisa konfirm ke Kasatreskrim atau Kapolsek ya..terima kasih,” ujarnya dengan singkat, Sabtu (28/05/2022).

Begitu juga Kapolsek Balongbendo Kompol Hasim As’ari saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban yang lugas malah dia menyuruh konfirmasi ke Kanit Reskrim.

Berita Menarik Lainnya:  Iseng Sebarkan Berita HOAX, Seorang Pemuda di Surabaya Diamankan Polisi

“Langsung konfirmasi ke Kanit Reskrim saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa bulan lalu ada tiga tahanan yang diduga kabur pada Minggu (28/11/2021) malam, berinisial DDA (29) warga Dusun Sumotuwo 23 / 03 Desa Sumokembangsri Kecamatan Balongbendo, yang terjerat perkara narkotika, AW (33) warga Dusun Penambangan 18 / 04 Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo.

Untuk tahanan ketiga adalah LNN (20) warga Desa Manufui Kecamatan Biboki Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT yang terlibat dalam kasus pengeroyokan.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait