Curi KWH Meter, Warga Berseragam PLN Diringkus Polres Bondowoso

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pencuri KWH meter di Bondowoso diringkus satreskrim Polres Bondowoso. Warga berseragam PLN tersebut bernama Andri Agus Setiawan alias Wawan (31) berasal dari Kelurahan Dabasah RT 30/7.

Tersangka yang merupakan mantan petugas PLN itu ditangkap setelah melakukan aksi pencurian di Perumahan  Pesona Ijen Regency, dirumah kosong, di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Memo Ardian: Terpaksa Kami Lakukan Tembak Mati Gembong Narkotika
banner 1920x1080

“Wawan ini mengenakan seragam petugas PLN berwarna hijau untuk mengelabui warga yang melihat. Karena memang aksinya dilakukan seringkali dilakukan pagi hari,” demikian dijelaskan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, Rabu (5/8/2020).

Ia melanjutkan, sebelum melakukan pencurian tersangka ini terlebih dahulu berkeliling ke sejumlah titik di Bondowoso dengan menaiki sepeda motor pribadinya. Tujuannya, tak lain untuk mencari rumah-rumah kosong yang bisa dicuri KWH meternya.

Berita Menarik Lainnya:  Polres Bondowoso Berhasil Amankan Ribuan Okerbaya

“Tersangka ini sudah mahir karena memang mantan petugas PLN, pertama dia merusak KWH pakai obeng. Untuk buka MCBnya menggunakan tang penggunting kabel,” jelasnya.

Ditambahkan oleh, Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agung, bahwa berdasarkan pengakuan tersangka seragam PLN yang dikenakannya dalam melakukan aksi pencurian itu merupakan seragamnya saat pernah bekerja di PLN.

Berita Menarik Lainnya:  Tepat Oktober 2020, Polrestabes Surabaya Sudah Musnakan Terkait Berita Hilangnya BB 11 Kg Sabu

“Bajunya itu seragamnya dia dulu sebelum diberhentikan sebagai petugas PLN outsourching,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa tersangka mengaku telah melakukan aksinya di 30 rumah kosong selama ini.

Dari tangan tersangka sendiri pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa satu unit sepeda motor, baju petugas PLN, sejumlah peralatan untuk merusak KWH meter.

“Tersangka melanggar pasal 363 ayat (1) ke.5e KUHP, dengan ancaman hukuman Maksimal 7 tahun,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait