Akhir 2021, 8 Sindikat Narkoba 44 Kilogram Sabu, dan 31 ribu Ekstasi Dibekuk Polrestabes

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan kasat Resnarkoba, Kompol Daniel Marunduri beserta tersangka dan barang bukti | Foto: Humas Polrestabes Surabaya
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan kasat Resnarkoba, Kompol Daniel Marunduri beserta tersangka dan barang bukti | Foto: Humas Polrestabes Surabaya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Tekad jajaran Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya perang melawan sindikat kejahatan Narkoba dibuktikan. Menjelang tutup tahun 2021, 8 pelaku dibekuk, dengan barang bukti besar 44 kilogram lebih Sabu – sabu.

Ads

Polrestabes Surabaya pun panen apresiasi termasuk dari Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta, yang langsung memimpin pers rilis, Rabu (29/12/2021).

Bacaan Lainnya

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta didamping Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko, dan Kapolrestabes Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menjelaskan kronologi pengungkapan sindikat Narkoba tersebut.

Dalam pengungkapan menjelang tahun baru ini,  petugas berhasil mengamankan 8 tersangka dengan barang bukti 44,7 kilogram sabu, 1,34 kilogram ganja serta 31 ribu ekstasi.

Kedelepan tersangka adalah Saeful Malik (26), Romi Ramadan (22), warga asal Bandung, dan Alfan Syariffudin (24) warga asal Malang, sebagai kurir.

Sedangkan Feri Ireansyah (24), Happy Widiantoro (36), Cahyadi (36) warga asal Sidoarjo dan Aviefan Yusuf (24) warga asal Surabaya, sebagai bandar.

Sedangkan otak dari jaringan peredaran ini adalah Saiful Yasan (43), warga Rungkut Menanggal, Surabaya.

Pengungkapan bermula, adanya informasi masyarakat mengenai peredaran narkotika menjelang perayaan tahun baru 2022.

Hal ini, kemudian ditindaklanjuti oleh petugas hingga berhasil mendapatkan informasi, bahwa pelaku sedang berada di Tol Ngawi-Surabaya.

“Setelah melakukan penyelidikan, pada 21 Desember 2021 petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka yang merupakan kurir di area Jalan Tol, dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 6.037 kg,” kata Irjen Pol Nico Afinta, di halaman Mapolrestabes Surabaya.

Berdasar pengakuan kurir, barang haram itu didapatkan dari bandar narkoba di Sidoarjo.

Selanjutnya pada 22 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB, petugas melakukan penangkapan terhadap empat bandar (FI, AY, HE, CH) di Dusun Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

“Barang bukti yang disita dari keempat bandar yakni 23 bungkus narkotika jenis sabu seberat 3,57 kg, 1.082 butir ekstasi, dan ganja sebanyak 1,3 kg,” tutur Nico.

Dari keterangan 7 pelaku tersebut, petugas mendapati otak dari jaringan ini sekaligus penyedia tempat atau gudang penyimpanan narkoba milik SY.

Ketika dilakukan penangkapan, petugas mendapatkan 35 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat 35,2 kg, ekstasi 30 ribu butir dan 1 kg serbuk ekstasi.

“Ini merupakan pengungkapan besar yakni memutus jaringan peredaran narkotika di Indonesia. Pengungkapan ini akan ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dan Ditresnarkoba Polda Jatim,” ucap Nico.

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya melalui Kasat Resnarkoba Kompol Daniel Marunduri menambahkan bahwa gudang milik SY juga berperan penting untuk pengiriman narkoba ke wilayah Kalimantan.

“SY ini pengepul narkotika di Jawa Timur. Lalu oleh dia dikirim, baik antar kota maupun antar Provinsi. Omset yang diperolehnya per bulan yakni 120-150 juta rupiah,” pungkas Daniel.

Pos terkait

banner 768x1152