6 Polisi Reskoba Polda Jatim Gadungan Dibekuk Polresta Banyuwangi

Keterangan foto : Enam komplotan polisi gadungan yang berhasil dibekuk Polres Banyuwangi.
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BANYUWANGI– Kepolisian Resort Kota Banyuwangi berhasil membekuk pelaku pemerasan terhadap warga yang menyaru sebagai polisi gadungan.

Hal tersebut disampaikan dalam press conference akhir tahun yang digelar oleh Polresta Banyuwangi, Senin (27/12/2021).

Bacaan Lainnya
Ads

Kepala Kepolisian Resort Kota Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi Nasrun Pasaribu menyampaikan penangkapan para tersangka berawal dari laporan korban MJ (60), petani asal Dusun Sidodadi Desa Karetan, Purwoharjo, Banyuwangi.

Kronologi kejadian, Senin 20 Desember 2021 sekira pukul 22.00 WIB rumah korban didatangi oleh tersangka SM dan diajak untuk nyabu (Narkotika) namun korban tidak mau.

Tak lama kemudian, rumah korban didatangi 3 orang pria yang mengaku sebagai petugas Kepolisian Daerah Jatim bagian Narkoba.

Selanjutnya korban MJ dan tersangka SM seolah – olah ditangkap dan dimasukkan ke dalam mobil. Korban dalam kondisi tangan diikat ke belakang dan mata ditutupi topi ninja.

“Selanjutnya orang yang mengaku sebagai petugas Reskoba Polda Jatim ini membawa mereka menuju Polda dan belakangan diketahui korban dibawa ke Jember tepatnya di daerah Ambulu,” papar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun.

Nasrun menuturkan, kemudian terjadi transaksi tawar menawar harga, tersangka meminta uang Rp.40 juta kalau tidak ingin korban dibawa ke Polda Jatim.

Begitu juga tersangka SM, seolah – olah dimintai uang Rp.60 juta. Karena korban tidak mempunyai uang, selanjutnya tersangka SM berinisiatif telepon kepada temannya tak lain tersangka SD yang berperan membujuk istri korban bernama SR untuk membayar uang tebusan Rp.40 juta agar suaminya dilepas.

Saat itu istri korban tidak punya uang sehingga saking paniknya menggadaikan mobil Mitsubishi Kuda warna merah Nopol P 1286 W, dan mengaku mendapat uang sebanyak Rp.20 juta.

Namun sebenarnya uang tunai yang didapat sebesar Rp.15 juta.

Kemudian uang ini diserahkan kepada tersangka SM dan seolah – olah uang tersebut oleh SM sebagai uang 86 kepada tersangka lain.

“Selanjutnya korban dan istri diperbolehkan pulang. Dari situlah korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Purwoharjo,” terang Kapolresta Banyuwangi.

Menindaklanjuti laporan ini Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi dan Unit Reskrim Polsek Purwoharjo melakukan penyelidikan.

Alhasil Rabu (22/12/2021), berhasil mengamankan tersangka SM (46), asaln Dusun/Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi dan SD (52), warga Dusun Sidodadi Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengakui telah merekayasa bersama dengan pelaku lainnya seolah – olah sebagai anggota Reskoba Polda Jatim.

“Setelah mengamankan dua pelaku SM dan SD. Dilakukan pengembangan terus. Hingga pada Kamis (23/12/2021),kita mencokok tersangka lainnya dan barang bukti,” ujar AKBP Nasrun.

Akhirnya, semua tersangka berhasil diamankan, antara lain NH alias HS, warga Puger Jember, PR, warga Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, DD, Kecamatan Wuluhan, Jember dan DN alias KB, warga Krajan, Ambulu, Jember.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp.4 juta, kartu ATM BCA, satu unit Mobil Mitsubishi Kuda warna merah, lima unit Handphone milik para tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka telah melanggar pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun penjara.

Pos terkait

banner 768x1152